EMPAT LAWANG, SUARAPUBLIK.ID– Sebanyak 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Empat Lawang mengikuti program Sultan Muda Sumsel Goes to Kabupaten Empat Lawang yang digelar di Ruang Rapat MADANI, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya wirausaha muda yang mampu menggerakkan perekonomian daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, mengatakan program yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tersebut merupakan bagian dari target mencetak 100.000 Sultan Muda di Sumsel melalui kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, Kabupaten Empat Lawang mendapat target melahirkan sedikitnya 1.000 Sultan Muda. Dari jumlah itu, sebanyak 100 pelaku UMKM memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan dan pembekalan pada kegiatan tersebut.
“Peserta yang hadir hari ini sangat beruntung karena mendapatkan ilmu dan pencerahan dari narasumber yang berpengalaman tentang bagaimana membangun usaha yang sukses. Kunci utama dalam berwirausaha adalah memiliki ilmu, kemauan yang kuat, serta terus berkembang,” ujar Fauzan.
Ia menegaskan pembangunan ekonomi tidak boleh hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi harus dirasakan secara merata di seluruh 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten Empat Lawang.
Menurut Fauzan, hal tersebut hanya dapat diwujudkan melalui sinergi, kolaborasi, komunikasi, dan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Sumsel, OJK, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan di Empat Lawang sehingga masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing dalam berwirausaha. Kami berharap para peserta benar-benar menjadi Sultan di Kabupaten Empat Lawang, yakni pengusaha yang sukses dan mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Marissa Deviantara, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan implementasi Program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sekaligus mendukung program Gubernur Sumatera Selatan dan Bupati Empat Lawang dalam memperkuat perekonomian masyarakat.
Ia mengatakan OJK bersama Bank Sumsel Babel memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan kepada pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai transaksi keuangan digital yang aman, pengenalan tugas dan fungsi OJK, hingga informasi terbaru terkait Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang kini dapat diakses secara daring selama 24 jam.
Marissa berharap para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk aktif berdiskusi dengan narasumber sehingga memperoleh wawasan baru yang dapat diterapkan dalam mengembangkan usahanya.
“Melalui Program Sultan Muda Sumsel, kami berharap semakin banyak pelaku UMKM di Empat Lawang yang mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pembiayaan, serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.
Penulis : Yun
Editor : Jaks

















