Warga Diminta Terapkan PHBS dan Pakai Masker

Kota Palembang139 Dilihat

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –

Banyaknya Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Sumsel sejak awal Agustus lalu, mengakibatkan peningkatan kasus Infeksi Saluran Penafasan Akut (ISPA) terjadi di Sumatra Selatan. Seperti pada Juli dan Agustus, lonjakan kasus ISPA sudah mulai terlihat dari semula 31.000 kasus, naik menjadi 35.000 kasus.

“Sejak masuk musim kemarau, ada penambahan 4.000 kasus pada Juli ke Agustus ini. Ini penambahan kasus berdasarkan laporan dari kabupaten dan kota di Sumsel,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumsel Trisnawarman, Kamis (7/9/2023).

Baca Juga :  Kualitas Udara di Kenten Masuk Kategori Terburuk, Diimbau Pakai Masker

Ia mengatakan, kabut asap yang mulai melanda sebagian wilayah Sumsel juga menjadi faktor naiknya kasus ISPA di daerah itu. Kasus terbanyak ditemukan di Palembang.

“Jadi sudah mengedarkan ke Kadinkes di kabupaten dan kota dan masyarakat. Kita harapkan masyarakat kalau keadaan kualitas udara melebihi ambang batas atau memburuk, agar jangan keluar rumah. Kalaupun terpaksa harus memakai masker,” kata dia.

Ia menjelaskan imbauan menggunakan masker untuk melindungi diri dan menjaga kesehatan. Menurutnya, penggunaan masker tidak hanya digunakan untuk mencegah terpapar kabut asap atau polusi yang mulai masuk ke Palembang namun juga melindungi dari virus.

Baca Juga :  Salah Satu Pelaku Pencurian di Kantor Desa Lubuk Karet, Diringkus Polsek Betung 

Terlebih masyakarat diminta untuk menjalankan pola hidup sehat, dengan menggunakan air bersih, membersihkan lingkungan, untuk mencegah berbagai penyakit lainnya seperi DBD dan Tipes.

“Kami juga mengimbau untuk penggunaan masker sebaiknya, gunakan N95,” ungkap dia. Selain itu, Trisnawarman juga meminta agar masyarakat menerapkan PHBS atau pola hidup bersih dan sehat agar tidak mudah terpapar penyakit di musim kemarau ini.

    Komentar

    Berita Hangat Lainya