Walikota Palembang Ungkap Tiga Kecamatan Terpantau Banyak Titik Api

- Redaksi

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Pemerintah terus menunjukan keseriusannya dalam penanganan musibah Karhutlah yang saat ini melanda beberapa titik di Provinsi Sumatera, tak terkecuali juga di kota Palembang.

 

Hal itu terlihat dari aktivitas pemantauan oleh Walikota Palembang, Ratu Dewa bersama Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru ke posko-posko Karhutlah yang ada di beberapa kecamatan di kota Palembang, Senin (07/09).

 

Dalam pemantauan tersebut, Walikota Palembang, Ratu Dewa juga sekaligus melaporkan terkait Karhutlah di kota Palembang.

 

Ia memaparkan, bahwa sejak Januari hingga saat ini, terlah terdapat 297 titik Karhutlah di kota Palembang dengan total luas lahan yakni 253 hektare.

 

“Lahannya itu tapi lahan mineral bukan lahan gambut. Kemarin menurut laporan ada 10 titik, tadi malam juga langsung diterjunkan 30 armada dari Damkar kota Palembang,” kata Ratu Dewa di posko Karhutlah Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL).

 

Masih disampaikannya, bahwa dirinya juga telah mengambil kebijakan menugaskan para petugas posko untuk berada di titik-titik terdekat atau lokasi beresiko Karhutlah.

 

“Jadi nantinya tidak terlalu lama untuk menuju lokasi. 5 menit jadi bisa langsung ke lokasi untuk melakukan pemadaman api. Ini berlaku di seluruh kecamatan,” jelasnya.

 

Data yang disampaikan melalui laporan, lanjut Ratu Dewa, bahwa terdapat kecamatan yang memiliki angka tertinggi titik Karhutlah yakni Kecamatan Sematang Borang, diiringi dengan Kecamatan Alang-alang lebar, disusul dengan Kecamatan Ilir Barat Satu.

 

Walikota Palembang, Ratu Dewa juga tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Pemerintah Provinsi Sumsel yang terus membantu kota Palembang dalam penanggulangan Karhutlah.

 

“Sesuai arahan bapak Gubernur, kita juga terus berkoordinasi rutin dengan pihak Dinas Kesehatan Provinsi. Dan secara rutin juga telah kita laporankan,” tungkasnya.

Penulis : Yudiansyah

Editor : Jaks

Berita Terkait

Kuasa Hukum Korban Mahasiswi Pelecehan Apresiasinya Kinerja Satreskrim Polrestabes Palembang  
Rangka Motor di Parit Buka Tabir Hilangnya Dua Bersaudara di Banyuasin, Dua Tersangka Ditangkap
Polisi Tetapkan Tersangka Dosen Non Aktif Kasus Pelecehan Terhadap Mahasiswinya
Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12
KUR Bank Sumsel Babel Rp4,42 Miliar Masuk Meja Hijau, Tiga Terdakwa Jalani Sidang Perdana
Tampil Beda dengan Gaya Sendiri, Honda Scoopy Temani Aktivitas Harian
Diduga Korsleting Listrik, Motor Terbakar dan Menjalar ke Tiga Rumah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Kehangatan Hari Pelanggan Nasional Lewat 1.000 Porsi Ayam Kecap Nusantara

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:26 WIB

Kuasa Hukum Korban Mahasiswi Pelecehan Apresiasinya Kinerja Satreskrim Polrestabes Palembang  

Senin, 7 September 2026 - 21:24 WIB

Rangka Motor di Parit Buka Tabir Hilangnya Dua Bersaudara di Banyuasin, Dua Tersangka Ditangkap

Senin, 7 September 2026 - 21:21 WIB

Walikota Palembang Ungkap Tiga Kecamatan Terpantau Banyak Titik Api

Senin, 7 September 2026 - 21:20 WIB

Polisi Tetapkan Tersangka Dosen Non Aktif Kasus Pelecehan Terhadap Mahasiswinya

Senin, 7 September 2026 - 16:12 WIB

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12

Berita Terbaru

Kota Palembang

Walikota Palembang Ungkap Tiga Kecamatan Terpantau Banyak Titik Api

Senin, 7 Sep 2026 - 21:21 WIB