PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Warga Jalan PSI Lautan Lorong Budiman, RT 22/05, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Palembang, dikejutkan dengan kobaran api yang membakar tiga rumah warga, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 04.10 WIB.
Kebakaran yang terjadi menjelang waktu salat Subuh tersebut diduga bermula dari sepeda motor yang terparkir di lantai bawah rumah Bastoni (50). Api kemudian membesar dan merambat ke dua rumah warga lainnya.
Tiga rumah semi permanen milik A Teguh (75), Bastoni (50), dan A Rahman (40), tidak mampu diselamatkan. Bangunan tersebut hangus terbakar dan hanya menyisakan puing-puing.
Bastoni mengaku pertama kali mengetahui kebakaran setelah mencium bau asap saat hendak melaksanakan salat Subuh.
“Awalnya saya mencium bau asap, Pak. Saya langsung keluar ke depan rumah dan melihat api sudah keluar, diduga dari sepeda motor yang diparkir di depan rumah lantai bawah,” ungkap Bastoni.
Melihat api semakin membesar, Bastoni langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah untuk melihat kondisi kebakaran.
“Saya panik, Pak. Lalu berteriak kebakaran-kebakaran. Warga yang mendengar teriakan saya langsung berhamburan keluar rumah,” katanya.
Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Tak lama kemudian, lima unit mobil Pemadam Kebakaran (PBK) Kota Palembang tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Setelah berjibaku dengan kobaran api, petugas dibantu warga akhirnya berhasil menjinakkan api sekitar pukul 05.30 WIB. Namun, tiga rumah yang terbakar sudah mengalami kerusakan parah.
Kapolsek IB II Palembang Kompol Akagani membenarkan kejadian tersebut. Polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Benar adanya peristiwa kebakaran tersebut. Begitu kita mendapatkan informasi, kita langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi,” ungkap Kompol Akagani, Senin (7/9/2026).
Dijelaskannya, berdasarkan keterangan awal saksi, api diduga berasal dari korsleting listrik di rumah Bastoni dan terlihat muncul dari area sepeda motor yang terparkir di lantai bawah.
“Kalau dari keterangan awal Bastoni, api terlihat dari lantai bawah dan muncul dari sepeda motornya. Namun, untuk penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Kendati demikian, tiga rumah warga mengalami kerusakan berat akibat dilalap si jago merah.
“Tidak ada korban jiwa. Namun akibat peristiwa ini, tiga rumah milik warga hangus terbakar,” pungkasnya.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks


















