Rangka Motor di Parit Buka Tabir Hilangnya Dua Bersaudara di Banyuasin, Dua Tersangka Ditangkap

- Redaksi

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan olah TKP. Foto: dokumen polisi.

Polisi melakukan olah TKP. Foto: dokumen polisi.

BANYUASIN, SUARAPUBLIK.ID — Sebuah rangka sepeda motor yang ditemukan warga di dalam parit menjadi petunjuk penting dalam mengungkap misteri hilangnya dua bersaudara di Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

 

Temuan tak terduga itu terjadi pada Minggu (6/9/2026) di sekitar Perumahan Amanah, Kelurahan Keramat Raya, Kecamatan Talang Kelapa. Seorang warga yang tengah mencari kayu menemukan rangka sepeda motor di dalam parit dan melaporkannya kepada ketua RT setempat.

 

Ketua RT yang mengecek lokasi kemudian menemukan sebuah rumah kosong tak jauh dari lokasi rangka motor. Di dalam rumah tersebut, ditemukan kerangka manusia. Temuan itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Talang Kelapa untuk ditindaklanjuti.

 

Penemuan rangka motor dan kerangka manusia tersebut kemudian menjadi titik awal polisi kembali mendalami kasus hilangnya RM (18) dan AM (13), kakak-adik yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor pada Rabu (20/10/2021).

 

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino memerintahkan jajaran Polsek Talang Kelapa bersama Satreskrim Polres Banyuasin melakukan penyelidikan. Polisi berupaya mengidentifikasi kerangka yang ditemukan sekaligus mengungkap pihak yang diduga terlibat dalam hilangnya kedua korban.

 

Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya mengarah kepada dua orang yang diduga terlibat. RS (27) ditangkap di wilayah Kenten, Kecamatan Talang Kelapa, sedangkan AD (25) diamankan di kawasan Sungai Sedapat, Kecamatan Talang Kelapa.

 

“Dalam penyelidikan, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, terdiri dari seragam dan perlengkapan sekolah kedua korban, dua tas berisi buku pelajaran, sepatu, perhiasan berupa kalung, gelang dan cincin, serta rangka sepeda motor yang ditemukan di dalam parit,” ungkap Risnan, Senin (7/9/2026).

 

Polisi masih mendalami motif serta peran masing-masing tersangka dalam kasus tersebut. Penyidik juga terus menyusun rangkaian peristiwa untuk mengungkap secara utuh kasus yang terjadi hampir lima tahun lalu itu.

 

“Penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa, termasuk motif dan peran masing-masing tersangka,” tegas Risnan.

 

Kedua tersangka kini menjalani proses penyidikan. Mereka diproses atas sangkaan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana Pasal 459 KUHP atau pembunuhan sebagaimana Pasal 458 KUHP.

Penulis : Uci

Editor : Jaks

Berita Terkait

Kuasa Hukum Korban Mahasiswi Pelecehan Apresiasinya Kinerja Satreskrim Polrestabes Palembang  
Walikota Palembang Ungkap Tiga Kecamatan Terpantau Banyak Titik Api
Polisi Tetapkan Tersangka Dosen Non Aktif Kasus Pelecehan Terhadap Mahasiswinya
Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12
KUR Bank Sumsel Babel Rp4,42 Miliar Masuk Meja Hijau, Tiga Terdakwa Jalani Sidang Perdana
Tampil Beda dengan Gaya Sendiri, Honda Scoopy Temani Aktivitas Harian
Diduga Korsleting Listrik, Motor Terbakar dan Menjalar ke Tiga Rumah
Diduga Peras dan Ancam Karyawan Perusahaan, Oknum Kades di Musi Rawas Diciduk

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:26 WIB

Kuasa Hukum Korban Mahasiswi Pelecehan Apresiasinya Kinerja Satreskrim Polrestabes Palembang  

Senin, 7 September 2026 - 21:24 WIB

Rangka Motor di Parit Buka Tabir Hilangnya Dua Bersaudara di Banyuasin, Dua Tersangka Ditangkap

Senin, 7 September 2026 - 21:21 WIB

Walikota Palembang Ungkap Tiga Kecamatan Terpantau Banyak Titik Api

Senin, 7 September 2026 - 21:20 WIB

Polisi Tetapkan Tersangka Dosen Non Aktif Kasus Pelecehan Terhadap Mahasiswinya

Senin, 7 September 2026 - 16:12 WIB

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12

Berita Terbaru

Kota Palembang

Walikota Palembang Ungkap Tiga Kecamatan Terpantau Banyak Titik Api

Senin, 7 Sep 2026 - 21:21 WIB