Votting Sementara API Award, Megalit Besemah Ranking Kedua

- Redaksi

Senin, 9 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil votting sementara API Award. (Photo: Delta Handoko)

Hasil votting sementara API Award. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGARALAM – Berdasarkan hasil votting sementara yang dimulai sejak 1 Juli 2021, situs sejarah Megalit Besemah Pagar Alam, sampai saat ini berada di urutan kedua dalam Ajang Pesona Indonesa (API) Award 2021.

Dengan persentase 35,66 persen, Megalit Besemah Pagar Alam berada di bawah situs sejarah Museum Buya Hamka milik Kabupaten Agam dengan persentase 37,84 persen.

Kabid Kebudayaaan Dinas Pendidikan Pagar Alam, Jemmiyo Siswanto, mengatakan, dengan hasil sementara ini pihaknya terus mengharapkan agar dukungan dari masyarakat, khususnya dari pemerintah tetap mengalir.

Untuk situs sejarah megalith besemah ialah dengan melakukan votting melalui akun Instagram @Ayojalanijalanindonesia, Chanel Youtube APIaward atau melalui SMS Premium dengan cara Ketik API 12E ke Nomor 99386, berlaku untuk semua operator.

“Untuk itulah sosialisasi atau kampanye minta dukungan ini terus kita lakukan, tidak hanya dari Pemerintah namun juga hingga ke masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya, Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni, mengimbau melalui surat edaran nomor 681/420/Disdikbud/2021 agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkot Pagar Alam juga berperan aktif memberikan dukungan melalui SMS sebanyak-banyaknya.

Pasalnya, untuk keluar sebagai pemenang seabagai situs sejarah terpopuler dalam ajang ini, Megalitik Besemah Pagar Alam harus bersaing dengan sejumlah Situs sejarah dari berbagai daerah.

Antara lain ialah, Benteng Kraton Wollio (Baubau), Candi Ijo (Kabupaten Sleman),Istana Mini Banda Nairah (Kabupaten Maluku Utara), Megalitik Batu Brak (Kabupaten Lampung Barat), Museum Buya Hamka (Kabupaten Agam), Situs Gajah Mada (Kabupaten Raijua),Taman Arkeolog Onrust (Kabupaten Kepulauan Riau),Taman Nurmada (Kota Mataram) dan Tundrunbaho (Kabupaten Nias Selatan) untuk kategori situs sejarah.

“Karena apabila megalit besemah di nobatkan sebagai juara pada API Award 2021 maka akan menbuat Kota Pagar Alam lebih dikenal secara nasional dan akan banyak mengundang kunjungan wisatawan terutama ke situs-situs megalit yang ada di Kota Pagar Alam,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi
Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas
Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor
Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman
Ratusan Pendaftar Siap Pecahkan Rekor Bentangkan 2026 Meter Sang Saka Di Atap Dempo 
Pemkot Pagar Alam Dukung Pecahkan Rekor di Atas Awan! Bentang Bendera 2026 Meter di Puncak Dempo
Masuk Program Unggulan, Pasar Terminal Nendagung Ditata Ulang, Wako Ludi: Ini Demi Kebaikan Bersama
Sekda Pagar Alam Perintahkan Seluruh Kelurahan Isi Data Lewat Si Lurah Cantik

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Ratusan Pendaftar Siap Pecahkan Rekor Bentangkan 2026 Meter Sang Saka Di Atap Dempo 

Berita Terbaru

Sumsel

Pancasila Dalam Langkah Kecilku

Jumat, 14 Agu 2026 - 12:39 WIB