Vaksinasi Moderna di Pagar Alam Masih untuk Nakes, Belum Berlaku Bagi Umum

- Redaksi

Senin, 16 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vaksinasi dosis ketiga Nakes Pagar Alam dengan vaksin Moderna. (Photo: Delta Handoko)

Vaksinasi dosis ketiga Nakes Pagar Alam dengan vaksin Moderna. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Vaksinasi sebagai upaya membentengi masyarakat dari penularan COVID-19 tidak lagi menggunakan merk Sinovac, melainkan vaksin Moderna, sebagai penguat atau booster. Hanya saja, untuk penggunaan vaksin Moderna di Pagar Alam saat ini masih diperuntukan untuk tenaga kesehatan (Nakes).

“Sejauh ini masih kita berikan untuk dosis ketiga bagi Nakes. Sementara untuk masyarakat umum belum dilaksanakan karena keterbatasan drooping,” jelas Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Pagar Alam, Suwirman, Senin (16/8/2021).

Ia menyebutkan, sejak dilakukannya penyuntikan dosis ketiga beberapa waktu lalu, sampai saat ini baru 221 nakes atau 19,2 persen yang sudah divaksin dari target seribu nakes dan personel pendukung pelayanan kesehatan. Untuk vaksin ini Pagar Alam mendapat drooping 60 vial yang satu vialnya digunakan untuk 14 nakes.

“Gunanya sendiri untuk memperkuat imun bagi nakes, karena mereka merupakan kelompok yang mudah terpapar karena selalu berhadapan langsung dengan orang-orang terpapar,” ucapnya.

Sementara juru bicara vaksinasi Pagar Alam Merianson mengatakan, bahwa vaksin moderna ini memiliki kemampuan lebih dalam memperkuat imun dibandung vaksin sinovac.

Ia mencontohkan, dari 1000 sampel orang yang divaksin moderna memiliki kekebalan imun 94 persen. Sementara sinovac hanya 64 persen.

“Untuk gejala kesehatan pasca divaksin moderna akan terasa pegal pada area suntik hingga empat hari. Sementara sinovac hanya satu hari, dan bisa juga mengalami gejal demam,” imbuhnya. (ANA)

Berita Terkait

Tinjau Pasar Nendagung, Walikota Pagar Alam Berang Ada Pungli
Hindari Disinformasi, Walikota Pagar Alam Tekankan Pentingnya Kebijakan Berbasis Data
Wako Pagar Alam Tegaskan Penataan Pasar Harus Perhatikan Keberlanjutan Lingkungan
Pastikan Beras SPHP Layak Konsumsi Dan Tepat Sasaran, DKPP Pantau Jaringan Pengecer
Walikota Pagar Alam Ingatkan OPD Jangan Terlena Dengan Kenaikan Nilai Indek Peningkatan Statistik
Gunung Kembali Dempo Erupsi Ketinggian Kolom Abu Capai 3.500 Meter, Status Waspada
Disdikbud Pagar Alam Tegaskan KLA Bukan Sekadar Taman Bermain
Termasuk Walikota, Sejumlah Calon Kuat Diisukan Perebutkan Jabatan Ketua DPC PKB Pagar Alam

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:01 WIB

Tinjau Pasar Nendagung, Walikota Pagar Alam Berang Ada Pungli

Kamis, 16 April 2026 - 13:58 WIB

Hindari Disinformasi, Walikota Pagar Alam Tekankan Pentingnya Kebijakan Berbasis Data

Kamis, 16 April 2026 - 09:35 WIB

Wako Pagar Alam Tegaskan Penataan Pasar Harus Perhatikan Keberlanjutan Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 08:21 WIB

Pastikan Beras SPHP Layak Konsumsi Dan Tepat Sasaran, DKPP Pantau Jaringan Pengecer

Kamis, 16 April 2026 - 08:11 WIB

Walikota Pagar Alam Ingatkan OPD Jangan Terlena Dengan Kenaikan Nilai Indek Peningkatan Statistik

Berita Terbaru