Disdikbud Pagar Alam Tegaskan KLA Bukan Sekadar Taman Bermain

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fhoto : sosialisasi pengisian klaster indikator penilaain mandiri kota layak anak

fhoto : sosialisasi pengisian klaster indikator penilaain mandiri kota layak anak

PAGARALAM, SUARAPUBLIK. ID -Pemerintah Kota Pagar Alam terus berupaya untuk meningkatkan penilaiain sebagai Kota Layak Anak (KLA) pada tahun ini (2026), Salah satunya dengan melakukam sosialisasi ke setiap Kecamatan tentang pengisian klaster indikator penilaian mandiri.

Hadir sebagai narasumber pada kegiatan tersebut menegaskan bahwasanya KLA bukan sekadar penyediaan taman bermain, melainkan sistem perlindungan anak yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Ia pun menekankan,pentingnya pemahaman bersama bahwa KLA adalah fondasi pembangunan daerah yang berorientasi pada masa depan generasi muda.

Pasalnya, kata dia, Kota Layak Anak sendiri merupakan sistem pembangunan yang mengintegrasikan komitmen pemerintah, masyarakat, serta dunia usaha dalam menjamin pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.

“Sistem ini dirancang secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif,” terang Kepala Dinas Pendidikan Kota Pagar Alam Novi Apriadi.

Menurut Novi, masih banyak yang keliru memahami konsep tersebut. Ia menegaskan bahwa KLA bukan hanya soal infrastruktur fisik seperti taman atau ruang bermain, tetapi lebih dalam dari itu, yakni menyangkut kebijakan, perlindungan, hingga partisipasi anak dalam pembangunan.

“Kota Layak Anak bukan sekadar menyediakan taman bermain, tetapi bagaimana kita mengimplementasikan Konvensi Hak-Hak Anak ke dalam setiap kebijakan dan pembangunan daerah,”tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan KLA sangat bergantung pada sinergi lintas sektor. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat dan dunia usaha dalam menciptakan ekosistem yang ramah anak.

Dalam kegiatan pengisian klaster indikator tersebut, berbagai aspek dinilai, mulai dari hak sipil dan kebebasan anak, lingkungan keluarga, kesehatan, pendidikan, hingga perlindungan khusus. Semua indikator ini menjadi tolok ukur sejauh mana daerah mampu menghadirkan ruang hidup yang layak bagi anak.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Pagaralam berupaya memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik, tetapi juga menjamin tumbuh kembang anak secara optimal.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa membangun kota bukan hanya soal infrastruktur, melainkan tentang memastikan generasi penerus tumbuh dalam lingkungan yang aman, terlindungi, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

Sementara Walikota Pagar Alam dalam kesempatan menambahkan, Peningkatan nilai KLA ini ditargetkan tak hanya sekedar nilai, namun juga sebagai upaya Pemkot Pagar Alam dalam memenuhi hak-hak anak di Kota Pagar Alam.

“Seperti pendidikan, kegiatan dalam pemanfaatan waktu luang, kegiatan budaya, pemenuhan layanan kesehatan anak, perlindungan hukum, perwalian, hingga hak asuh anak dan lainnya yang terbagi dalam 5 klaster dan 24 indikator,”imbuhnya.

Penulis : Delta Handoko

Editor : Jaks

Berita Terkait

Hujan Deras dan Angin Kencang Mulai Hantui Pagar Alam, Pohon Tumbang Dan Atap Rusak Hingga Banjir di Sejumlah Titik
Antisipasi Karhutlah dan Aksi Pencurian Hasil Panen, Polres Pagar Alam Patroli Hingga ke Kebun Petani
Gandeng DKM Al-Ma’arif, BWA Hadirkan Dai Cahaya Hati Dalam Syiar Dakwah Maulid Nabi
Langit Masih Kering, Polres Pagaralam Gelar Shalat Istisqa Mohon Hujan dan Selamat dari Karhutla
Tidak Ada Hotspot Namun Asap Samar Selimuti Pagar Alam Dinkes Turun Tangan Cek Kualitas Udara
Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO
Tampang Sadis Pelaku Perampokan Petani 62 Tahun di Pagar Alam, Berstatus Pelajar Asal Kabupaten Lahat
Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:35 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang Mulai Hantui Pagar Alam, Pohon Tumbang Dan Atap Rusak Hingga Banjir di Sejumlah Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Antisipasi Karhutlah dan Aksi Pencurian Hasil Panen, Polres Pagar Alam Patroli Hingga ke Kebun Petani

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Gandeng DKM Al-Ma’arif, BWA Hadirkan Dai Cahaya Hati Dalam Syiar Dakwah Maulid Nabi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Langit Masih Kering, Polres Pagaralam Gelar Shalat Istisqa Mohon Hujan dan Selamat dari Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tidak Ada Hotspot Namun Asap Samar Selimuti Pagar Alam Dinkes Turun Tangan Cek Kualitas Udara

Berita Terbaru

Sumsel

Hubungan Diri Saya dengan Pancasila

Senin, 31 Agu 2026 - 20:28 WIB