Usai Cemari Sungai, Kini Kondisi Sungai Paruh Terbakar Akibat Aktifitas Ilegal Drilling

- Redaksi

Jumat, 28 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Sumur minyak ilegal yang mencemari sungai parung sejak beberapa hari lalu, di Dusun 5 Desa Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin, Muba, kini terbakar hebat.

Hal itu, terlihat di beberapa Terpantau postingan baik WhatsApp group maupun medsos, nampak api membumbung tinggi yang disertai dengan kepulan asap hitam.

Tidak hanya itu, akibat sumur minyak ilegal yang terbakar dan mencemari sungai, nampak beberapa sumur minyak ilegal yang berada di dekatnya juga ikut terbakar.

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut, namun di dalam video yang tersebar menyebutkan terdapat beberapa korban pada kejadian tersebut.

Kapolsek Sungai Lilin IPTU Moga Gumilang saat dikonfirmasi oleh media ini membenarkan kejadian tersebut.

“Mohon waktu anggota kita masih cek ke lokasi ,” ungkap Moga saat di hubungi awak media jumat (28/6).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Muba AKP Bondan Try Hoetomo SIK MH mengungkapkan, pihaknya bersama Forkopimda telah meninjau lokasi sungai yang tercemar minyak akibat aktivitas ilegal di lokasi.

Di Lokasi warga yang mengambil minyak di sungai telah dihimbau untuk tidak mengambil karena bisa membahayakan keselamatan dirinya.

“Kita sudah himbau warga setempat bersama forkopimda. Agar tidak mengambil minyak, karena saat ini akan dilakukan pembersihan dan sudah dilakukan pemasangan police line,” kata Kasat.

Namun saat ini lokasi terbakar, Kasat pun belum bisa memastikan api itu berasal dari mana.

Meskipun sudah dihimbau warga pun masih tetap mengambil minyak yang tercecer di sungai, bahkan ada yang menggunakan perahu ketek.

“Kita tidak tahu api berasal dari mana, apa dari rokok atau mesin perahu ketek,” ujarnya.

“Untuk jumlah korban jiwa pun belum bisa dipastikan, karena api masih berkobar. Apakah ada atau tidak? ,” tukasnya.

Berita Terkait

Sinergi Pasca-RDP Komisi IV DPRD Muba: Kadisnakertrans Imbau Seluruh Perusahaan Optimalkan Tenaga Kerja Lokal Melalui SIAPkerja dan Patuhi Regulasi Berlapis
Jadi Pelopor di Sumsel, Disnakertrans Muba Raih Penghargaan Program Perlindungan Pekerja Rentan
Pemkab dan HRD Muba Jadi Pelopor Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan dan Pekerja Perempuan Rentan 
Ledakan Fasilitas Gas Alam di Babat Supat, Lima Pekerja Terluka Saat Uji Tekanan
Genset Menara Telekomunikasi Digondol, Tiga Pelaku Diburu hingga Lubuk Linggau dan Ditangkap
Bupati Toha Tegaskan Prioritas Tenaga Kerja Lokal, Disnakertrans Muba Buka 22 Lowongan Bersama PT AMS
Asyik Bermain Air di Sungai Musi, Bocah 11 Tahun Dilaporkan Hilang Terseret Arus
Pemkab Muba Lepas 20 Generasi Unggul Muba Ikuti Pelatihan PPSDM Migas Cepu

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:13 WIB

Sinergi Pasca-RDP Komisi IV DPRD Muba: Kadisnakertrans Imbau Seluruh Perusahaan Optimalkan Tenaga Kerja Lokal Melalui SIAPkerja dan Patuhi Regulasi Berlapis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:15 WIB

Jadi Pelopor di Sumsel, Disnakertrans Muba Raih Penghargaan Program Perlindungan Pekerja Rentan

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:12 WIB

Pemkab dan HRD Muba Jadi Pelopor Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan dan Pekerja Perempuan Rentan 

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:07 WIB

Ledakan Fasilitas Gas Alam di Babat Supat, Lima Pekerja Terluka Saat Uji Tekanan

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:50 WIB

Genset Menara Telekomunikasi Digondol, Tiga Pelaku Diburu hingga Lubuk Linggau dan Ditangkap

Berita Terbaru