Upaya Pemprov Sumsel Stabilkan Inflasi Ajak 39 Bank Gelar Pasar Murah

- Redaksi

Selasa, 6 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus menjalankan Program Pasar dan Pangan Murah. Semua lini dilibatkan dalam program dengan tujuan utama bia menstabilkan Inflasi di Sumsel.

Terbaru, Pemprov Sumsel akan mengaja 39 perbankan yang ada di Sumsel untuk ikut dalam program Pasar Murah. “39 Bank ini kita libatkan dalam kelanjutan program pasar murah,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) Ruzuan Effendi dibincangi di Kamto Pemprov Sumsel, Selasa (6/2/2024).

Ruzuan menjelaskan tujuan mengajak perbankan dalam lanjutan program pasar murah agar bisa memberi dukungan kepada pemerintah agar program ini terus berlanjut. Tak hanya dukungan, Pemprov Sumsel juga berharap jika pihak bank bisa melakukan giat itu sendiri dengan target utama masyarakat sekitar kantornya masing – masing.

“Kita berharap dengan dukungan dari perbankan mampu menghasilkan dampak yang lebih besar untuk menstabilkan angka inflasi Sumsel kedepan,” jelasnya.

Ditambahkan Kepala Biro Perekonomian Sumsel Hengky Putrawan jika sebelumnya Pemprov Sumsel telah mengajak berbagai instansi baik dari OPD dan juga BUMD milik Pemprov Sumsel.

“Tak hanya BUMD kita, BUMN pun kita ajak seperti Pusri, Pertamina, PT BA dan Semen Baturaja untuk melakukan hal yang sama. Pemerintah Kabupaten Kota pun juga kita himbau agar serentak menjalankan pasar murah setiap Senin, Selasa, dan Kamis. Agar pasar murah ini bisa dirasakan seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Lanjut Hengky selama berjalanya program pasar murah sejak akhir tahun 2023 telah memberikan dampak yang cukup terasa. ” Contohnya meskipun inflasi kita secara year on year masih di angka 3,35% tapi untuk month to month Januari 2024 kita deflasi 0,08%,” ungkapnya.

Program ini, ditambahkan Hengky akan terus berjalan hingga stabilnya angka inflasi beriringan dengan kenaikan Ekonomi yang saat ini juga menjadi fokus pemerintah usai wabah Covid-19.

“Stabil yang dimaksud Inflasi itu diangka yang aman, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Astra Motor Sumsel Bagikan Tips Aman Berkendara Berkelompok di GAS ke HBD 2026
Sabu 45,5 kg, Ekstasi 9.439 butir dan Etomidate 140 buah di Musnahkan
Empat Terdakwa Korupsi Perkimtan Divonis Berbeda, Semua Terima Putusan Hakim
Resahkan Warga Tegal Binangun Pelaku Curanmor Diringkus Unit Ranmor
Dijanjikan Lulus Kerja di PT Yakult EL Malah Jadi Korban Penipuan 
PN Palembang Eksekusi Rumah di Bukit Kenten, Pemenang Lelang Akhirnya Kuasai Objek
Eksekusi Tanah di Bukit Kenten, Kuasa Hukum ADJIS Soroti Kanopi Hilang: Akan Tempuh Jalur Pidana
Kasus Uang Pecahan Rp75,5 Juta, Oknum Guru SMK Palembang Divonis 1 Tahun 3 Bulan Penjara 

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:59 WIB

Astra Motor Sumsel Bagikan Tips Aman Berkendara Berkelompok di GAS ke HBD 2026

Kamis, 17 September 2026 - 15:52 WIB

Sabu 45,5 kg, Ekstasi 9.439 butir dan Etomidate 140 buah di Musnahkan

Kamis, 17 September 2026 - 15:48 WIB

Empat Terdakwa Korupsi Perkimtan Divonis Berbeda, Semua Terima Putusan Hakim

Kamis, 17 September 2026 - 15:37 WIB

Resahkan Warga Tegal Binangun Pelaku Curanmor Diringkus Unit Ranmor

Kamis, 17 September 2026 - 15:35 WIB

Dijanjikan Lulus Kerja di PT Yakult EL Malah Jadi Korban Penipuan 

Berita Terbaru

Sumsel

Rutan Kelas IIB Baturaja Gelar Shalat Istisqa

Jumat, 18 Sep 2026 - 10:47 WIB