Ujung Tombak Kesehatan, Bidan Dituntut Miliki Kompetensi

Pagar Alam246 Dilihat

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Sebagai ujung tombak peningkatan kesehatan keluarga di masyarakat, terutama ibu dan anak, maka setiap Bidan harus memiliki kompetensi dan memenuhi standar praktik kebidanan.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam Syamsul Bahri Burlian saat membuka secara langsung seminar kesehatan penanganan gawat darurat kebidanan dalam rangka HUT IBI ke 72 Tahun 2023, bertempat di Balai Kota Pagar Alam.

Kegiatan yang selenggarakan Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Pagar Alam ini mengangkat tema “Satukan langkah dalam transformasi kesehatan untuk penguatan pelayanan kebidanan berkesinambungan dan berbasis bukti” dan diikuti oleh seluruh Bidan se-Kota Pagar Alam.

Pada sambutannya, Sekda Kota Pagar Alam Samsul Bahri Burlian atas nama pribadi dan Pemkot mengucapkan selamat memperingati Hari Bidan Internasional dan HUT IBI ke-72 kepada seluruh tenaga kesehatan khususnya profesi bidan di Kota Pagara Alam.

“Pemkot Pagar Alam juga menyambut baik pelaksanaan kegiatan pada hari ini, dalam upaya memberikan wadah untuk bersilahturahmi dan sebagai fasilitas peningkatan kemampuan para profesi Bidan yang ada di Kota Pagar Alam,” paparnya.

Tidak hanya memiliki kompetensi dan memenuhi standar praktik kebidanan, Sekda menambahkan agar Bidan memperhatikan kode etik dan moral agar masyarakat menerima pelayanan asuhan kebidanan yang bemutu dan berkesinambungan.

“Semoga, dengan pelaksaanan seminar ini nantinya akan dapat lebih menambah khasana dan meningkatkan penanganan gawat darurat kebidananan kedepannya, yang tentunnya akan bermuara pada peningkatan layanan kesesehatan secara keluruhan bagi masyarakat Kota Pagar Alam,” tutur Sekda. (ANA)

    Komentar