SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sriwijaya FC mulai menunjukkan keseriusan jelang bergulirnya Liga 2 musim 2025/2026. Tak hanya menyelesaikan seleksi pemain, klub kebanggaan masyarakat Sumsel itu juga merencanakan uji coba internasional sebagai bagian dari persiapan menyambut kompetisi.
Manajemen telah merampungkan daftar 31 pemain yang akan diboyong ke Yogyakarta dalam pemusatan latihan (TC) yang menjadi tahapan penting pembentukan tim. Selama di sana, skuad akan menjalani sejumlah laga uji coba untuk mengasah kekompakan dan strategi permainan.
Asisten Direktur Kompetisi (Asdirkom) III sekaligus Kepala Pembina Tim PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Mohammad David, mengatakan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan profesional di bawah arahan langsung pelatih kepala, Coach Achmad Zulkifli.
“Selama di Jakarta, saya menyaksikan langsung bagaimana Coach Achmad Zulkifli memimpin seleksi dengan penuh disiplin dan ketelitian. Saya puas karena banyak pemain yang menunjukkan potensi besar,” kata David.
Ia menambahkan, dari hasil seleksi, kerangka tim kini telah terbentuk sekitar 60 persen. Sisanya akan dimatangkan melalui TC di Yogyakarta, sebelum akhirnya mengikuti laga-laga uji coba, termasuk uji coba internasional di Singapura.
“Saya optimis tim ini akan kompetitif. Target kami tidak hanya tampil baik, tapi bisa promosi ke Liga 1 musim depan,” ujarnya dengan semangat.
Untuk memperkuat komposisi, manajemen juga tengah menyaring pemain asing dan naturalisasi. Sejauh ini, lima pemain asing telah menjalani trial, namun dua nama yakni David dan Amiron asal Prancis sudah dicoret karena tidak memenuhi kriteria tim pelatih.
“Masih ada beberapa nama di radar kami, baik pemain asing maupun naturalisasi. Kami ingin memastikan yang terbaik bergabung dengan tim,” tambah David.
Uji coba internasional yang semula dijadwalkan di Singapura pada 24 Juli, resmi ditunda. Tim akan lebih dulu menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta agar lebih siap. Uji coba di Singapura dijadwalkan ulang menjadi 20 Agustus 2025.

















