Turki Siap Bantu Taliban untuk Pengamanan Afghanistan

- Redaksi

Rabu, 18 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

SUARAPUBLIK.ID, TURKI – Pemerintah Turki buka suara mengenai jatuhnya Afghanistan ke tangan kelompok Taliban. Negara pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan itu mulai memberikan sinyal-sinyal diplomatik terbaru dengan Kabul.

Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan pada hari Selasa (17/8/2021) dikutip dari cnbc indonesia, bahwa Turki akan siap bekerja sama dengan siapapun, termasuk Taliban, dalam menjaga stabilitas keamanan dan perdamaian di negara itu. Bahkan, Ankara tidak segan-segan untuk membantu Taliban dalam menjaga perdamaian Afghanistan nantinya.

“Kami terus berdialog dengan semua pihak, termasuk Taliban,” kata Cavusoglu dalam konferensi pers di Yordania.

“Kami memandang positif pesan yang telah diberikan Taliban sejauh ini, baik kepada orang asing, kepada individu diplomatik atau rakyatnya sendiri. Kami berharap untuk melihat ini juga dalam tindakan”

Turki yang menerjunkan sekitar 600 tentara di Afghanistan juga akan membahas keamanan bandara dan transisi di Afghanistan dengan Amerika Serikat (AS) dan lainnya. Diketahui tentara Erdogan di negara itu memang bertugas dalam pengamanan bandara.

“(Partai-partai Afghanistan) akan merundingkan semua masalah ini di antara mereka sendiri, siapa yang akan berada dalam pemerintahan transisi, pemerintahan seperti apa yang akan ada dan kami akan membahas semua ini tetapi negara perlu tenang sekarang,” katanya.

Seorang pejabat senior Turki mengatakan, pembicaraan dengan Taliban terus berlanjut. Turki dapat mempertahankan kehadirannya di bandara jika Taliban meminta bantuan.

“Kami tidak tahu apakah Taliban memiliki cukup personel (untuk menjalankan bandara). Mereka mungkin meminta kami untuk dukungan teknis. Kehadiran kami di bandara dapat berlanjut dalam kerangka itu,” kata pejabat itu.

Taliban sebelumnya telah memperingatkan Turki agar tidak menempatkan pasukan di Kabul untuk menjaga bandara. Namun petinggi kelompok itu mengatakan mereka tidak meminta pasukan Turki untuk meninggalkan Afghanistan.

Dikatakan Taliban, mereka mengharap hubungan positif dengan negara-negara Muslim. Ini akan membantu pemerintahan Taliban mendapatkan pengakuan internasional. (*)

Berita Terkait

Karyawan XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Karo
PWI Muba Kecam Agresi Israel yang Menewaskan Sejumlah Jurnalis di Palestina
Innalillahi, Jemaah Sumsel yang Meninggal di Mekkah Bertambah
Sebelumnya Dilarang Berjudi, Kini Uni Emirat Arab Punya K@sino Terbesar di Dunia
149 Orang Tewas di Tragedi Pesta Halloween Itaewon Korsel
Inggris Umumkan Raja Baru, Raja Charles III
Ratu Elizabeth II Wafat
Jumlah Penduduk Terus Berkurang, China Alami Resesi Seks

Berita Terkait

Jumat, 20 Desember 2024 - 12:00 WIB

Karyawan XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Karo

Minggu, 5 November 2023 - 21:16 WIB

PWI Muba Kecam Agresi Israel yang Menewaskan Sejumlah Jurnalis di Palestina

Senin, 26 Juni 2023 - 18:29 WIB

Innalillahi, Jemaah Sumsel yang Meninggal di Mekkah Bertambah

Senin, 14 November 2022 - 08:53 WIB

Sebelumnya Dilarang Berjudi, Kini Uni Emirat Arab Punya K@sino Terbesar di Dunia

Minggu, 30 Oktober 2022 - 07:48 WIB

149 Orang Tewas di Tragedi Pesta Halloween Itaewon Korsel

Berita Terbaru