TPAKD Sumsel 2026 Diperkuat, OJK dan Pemprov Fokus Perluasan Akses Keuangan Produktif

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Rapat Teknis dan Capacity Building Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Sumatera Selatan Tahun 2026, yang diselenggarakan di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (25/02).

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas TPAKD, menyelaraskan program unggulan Tahun 2026, serta memperkuat mekanisme monitoring dan pelaporan melalui SITPAKD agar seluruh program berjalan terukur, terintegrasi, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Sumatera Selatan, Henky Putrawan, S.Pt, M.Si, M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa TPAKD memiliki peran penting dalam mempercepat akses pembiayaan produktif bagi masyarakat serta memperkuat sektor riil daerah. “Sinergi antara Pemerintah Daerah, OJK, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar program TPAKD Tahun 2026 benar-benar selaras dengan prioritas pembangunan daerah. Kami mendorong setiap kabupaten/kota menetapkan program unggulan yang spesifik, berbasis potensi lokal, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan yang diwakili Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Pelidungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Selatan, Asnawati, juga menyampaikan bahwa TPAKD Tahun 2026 akan difokuskan pada sejumlah program strategis, antara lain Aksi Pangan Sumsel 2026 berbasis rantai nilai komoditas padi, kopi, dan kelapa; Desa/Kelurahan Sumsel Terus Maju melalui program Pesisir Berdaya dan Kelurahan Inovasi Terpadu; Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) melalui Impactpreneur Academy 2026 dan Business Incubator; Sumsel Maju Berekonomi Syariah; Sumsel Digital Financial Hub; Sumsel Wonderful 2030; serta Sumsel Generasi Finansial melalui KEJAR dan Gen LIMAS.

Selain merumuskan arah program 2026, kegiatan ini juga menjadi momentum evaluasi capaian Tahun 2025, yang telah menunjukkan dampak positif melalui optimalisasi komoditas kopi, pengembangan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif, penguatan GERAK Syariah, pengembangan Sultan Muda Sumsel Center, serta dukungan pembiayaan sektor pariwisata. Evaluasi tersebut menjadi landasan untuk memperluas skala dan kualitas implementasi program pada tahun berjalan.

Melalui Rapat Teknis dan Capacity Building ini, OJK dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap seluruh TPAKD Kabupaten/Kota dapat memperkuat koordinasi lintas OPD dan pemangku kepentingan, mengoptimalkan peran sektor jasa keuangan dalam mendukung pembiayaan produktif yang berkelanjutan, serta memastikan pelaksanaan dan pelaporan program dilakukan secara tepat waktu, transparan, dan akuntabel. Dengan komitmen bersama, TPAKD diharapkan semakin mampu menjadi motor penggerak inklusi keuangan dan penguatan ekonomi daerah menuju Sumsel terus maju untuk semua.

Penulis : Yun

Berita Terkait

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polsek Buay Madang Timur Pantau Debit Air Sungai Macak dan Irigasi BK
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Buay Madang Timur Kawal Penyaluran 5 Ton Jagung ke Bulog
Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Pagar Alam Lawan Stunting Lewat Edukasi Gizi 
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 21:18 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polsek Buay Madang Timur Pantau Debit Air Sungai Macak dan Irigasi BK

Senin, 25 Mei 2026 - 21:12 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Buay Madang Timur Kawal Penyaluran 5 Ton Jagung ke Bulog

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:40 WIB

Pagar Alam Lawan Stunting Lewat Edukasi Gizi 

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB