TKI Asal Palembang Meninggal di Jepang, Ibu Korban: Tidak Ada Firasat

- Redaksi

Rabu, 29 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakak korban menunjukan foto adiknya semasa hidup. (Photo: Kiki Nardance)

Kakak korban menunjukan foto adiknya semasa hidup. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Duka mendalam menyelimuti keluarga Tris Risky Akbar Reformansyah (26) di Jalan Silaberanti, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring Palembang.

Risky atau yang akrab dipanggil Kiki, merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mengalami kecelakaan kerja saat bekerja konstruksi di Negara Jepang.

Saat dibincangi di kediamannya, Kakak Kandung korban Herci Basepko Lidintama (34) mengatakan, jika dirinya pertama menerima kabar meninggalnya Kiki dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI pada Senin (27/1/2025).

“Saat itu saya sedang nyetir, ditelpon langsung dari Kemenaker RI mengabarkan adiknya mendapatkan musibah dan meninggal,” katanya, Rabu (29/1/2025).

Herci mengatakan jika adiknya sudah sekitar 7 bulan berada di Jepang untuk bekerja. “Sebelumnya dia bekerja di Palembang, kemudian resign untuk mengikuti seleksi program kerja di Jepang, dan lulus, berangkat sejak akhir Juni 2024,” terangnya.

Namun Herci belum bisa merincikan kronologi kejadian yang dialami adiknya tersebut. “Untuk penjelasan terkait kronologi kami serahkan kepada adik yang berada di Bangka. Sebab kami disini masih fokus untuk mengurus kepulangan dan pemakaman jenazah kiki nanti,” jelasnya.

Lanjutnya, pihak perusahaan kini sudah berkodinasi dengan Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) Osaka untuk proses pemulangan jenazah. “Diinfokan Sabtu (1/2) jenazah akan diberangkatkan dari Jepang, dan diperkirakan Minggu (2/2) pagi tiba dan akan di makamkan di TPU Mahameru,” tuturnya.

Sementara itu, Cik Imah (55) Ibu Almarhum Risky tak kuasa menahan tangis saat menceritakan tentang anak ketiganya tersebut.

“Tidak ada firasat apapun kalau Kiki akan meninggal, sebab Sabtu dan Minggu sempat komunikasi, dan video call,” ujarnya.

Cik Imah mengatakan awalnya ia tidak percaya akan kabar yang diterimanya. “Saya ditelpon oleh temannya yang sama sama kerja di Jepang, mengatakan jika Kiki mendapat musibah,” jelasnya.

Bahkan dirinya sempat menghubungi keluarga teman anaknya tersebut untuk meminta nomor telpon teman anaknya tersebut.

“Takutnya Hoax, dan sangkin tidak percaya dengan kabar itu, saya tanyakan nomor HP ke keluarga teman anak saya yang menelpon, untuk memastikan apakah benar nomor itu nomor teman anaknya,” ungkapnya.

Ternyata memang benar itu nomor teman anaknya, dan tidak lama dirinya mendapatkan kabar dari anak pertama saya, kakaknya Kiki yang mengatakan jika kiki mendapatkan musibah.

“Saya tidak pernah menyangka kiki akan pergi secepat itu, dia anak baik pak, perhatian sama keluarga,” ucapnya. (ANA)

Berita Terkait

Kapolrestabes Palembang: Laka Lantas Libatkan Anggota Polri Diproses Secara Transparan
Diduga Microsleep, Truk Muatan Sawit Tabrak Pos Kamling hingga Terguling
Diduga Mabuk, Pengemudi Xpander Berkendara Secara Ugal-ugalan hingga Tabrak 4 Mobil
Mobil Truk Terjun Bebas ke Bawah Jembatan Keramasan, Ini Kronologinya
Siswa SMP Tewas di Dalam Parit, Diduga Terpeleset saat Menyeberang
Kecelakaan Beruntun, Pengendara Motor Tewas di Tempat
Ditabrak dari Belakang, Pemotor dan Penumpangnya Tewas di Tempat
Sigap, Kompol Alex Bantu Lansia Korban Kecelakaan hingga Mendapat Perawatan di Rumah Sakit

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:35 WIB

Kapolrestabes Palembang: Laka Lantas Libatkan Anggota Polri Diproses Secara Transparan

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:47 WIB

Diduga Microsleep, Truk Muatan Sawit Tabrak Pos Kamling hingga Terguling

Senin, 5 Januari 2026 - 11:13 WIB

Diduga Mabuk, Pengemudi Xpander Berkendara Secara Ugal-ugalan hingga Tabrak 4 Mobil

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:41 WIB

Mobil Truk Terjun Bebas ke Bawah Jembatan Keramasan, Ini Kronologinya

Kamis, 6 November 2025 - 20:25 WIB

Siswa SMP Tewas di Dalam Parit, Diduga Terpeleset saat Menyeberang

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB

Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru saat diwawancarai langsung usai penyerahan SK tugas kepada Plt Bupati Muara Enim, Sumarni pada, Rabu (10/6/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Herman Deru Minta Plt Bupati Muara Enim Lanjutkan Visi Pembangunan

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:18 WIB