SUARAPUBLIK.ID.MUBA-Lapas Sekayu terus berupaya meningkatkan pemahaman keagamaan warga binaan melalui kegiatan pembinaan rohani. Salah satunya dengan memberikan pembelajaran tata cara pelaksanaan salat jenazah, sebagai bekal pengetahuan dan praktik ibadah bagi warga binaan, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada warga binaan mengenai tata cara salat jenazah yang benar, sesuai tuntunan agama Islam, mulai dari niat, bacaan, hingga urutan pelaksanaannya.
Melalui bimbingan tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk mempelajari dan mempraktikkan secara langsung setiap tahapan salat jenazah. Dengan demikian, mereka diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melaksanakan ibadah tersebut secara mandiri.
Pembelajaran ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kepribadian yang dilaksanakan di Lapas Sekayu. Selain meningkatkan pengetahuan agama, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai kepedulian, tanggung jawab, dan kesadaran akan pentingnya menjalankan kewajiban sebagai umat Muslim.
Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi, mengatakan bahwa, pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter warga binaan, agar menjadi pribadi yang lebih baik.
“Melalui kegiatan pembinaan rohani seperti ini, kami berharap warga binaan dapat meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu yang diperoleh juga diharapkan menjadi bekal positif ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Sekayu berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan, baik dari segi pengetahuan, spiritualitas, maupun pembentukan karakter.


















