Tingkatkan Kemantapan Jalan Tahun 2024 Sumsel Percepat Proses Lelang

- Redaksi

Rabu, 3 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Menurunya tingkat kemantapan jalan milik provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ditahun 2023 menjad 88,15 persen, menjadikan Pemerintah Provinsi bergerak cepat agar kemantapan jalan tahun 2024 bisa lebih tinggi.

Penjabat (PJ) Gubernur Sumsel Agus Fatoni saat di bincangi, berkata pihaknya akan bergerak cepat seperti mempercepat lelang agar pekerjaan perbaikan jalan bisa dilakukan lebih dini.

“Ya kita akan lakukan lelang lebih cepat agar tak membuang watu untuk melakukan perbaikan,” kata PJ Gubernur, Rabu (3/1/2024).

Selain mempercepat Lelang pekerjaan, pj Gubernur akan pastikan rencana kegiatan itu direalisasikan dengan dasar pelaksanaan kegiatan yang baik. Kemudian dilakukan analisis dan evaluasi, monitoring secara terus menerus dan serta kontrol secara intensif.

“Kita juga melakukan kegiatan secara tim, hingga hasil kemantapan bisa melebihi tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Penurunan Kemantapan jalan tahun 2023, diteruskan kepada Dinas PUBM-TR Sumsel M Affandi akibat bertambahnya penanganan jumlah jalan yang dimiliki provinsi Sumsel, dari sebelumnya Sumsel menangani jalan provinsi sepanjang 1.500-an km, tapi pada 2023 yang tangani sepanjang 1.779 km.

“Akibat dari penambahan ini, terjadi penyusutan angka kemantapan jalan,” kata Affandi.

Selan itu, adanya penurunan anggaran Dinas PUBM-TR. “Jika jumlah itu tak ditambahkan kemantapan jalan Sumsel mencapai 93 persen,” ungkapnya.

Disampaikan Affandi, pihaknya optimis tahun 2024 tingkat kemantapan jalan Sumsel bisa melebihi 90 persen karena ditahun ini tidak ada penambahan jumlah jalan yang harus dikelola Pemerintah Provinsi Sumsel.

“Selain itu kita juga masih menunggu proses peralihan jalan milik Provinsi Sumsel menjadi jalan nasional. Seperti diantaranya jalan Bandara dan jalan Noerdin Pandji. Masih kita pilah-pilah dulu, karena harus memenuhi syarat supaya bisa ditangani Pusat. Tapi kemungkinan adalah Jalan Noerdin Pandji,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ruko Dua Lantai Penjual Pakan Ternak Dilalap Jago Merah
Bahlil Perintahkan Golkar Sumsel Bergerak hingga Desa, Target Kursi Legislatif Digenjot
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Peringati Hari Anak Nasional 2026 melalui Edukasi Perlindungan Anak dan Penguatan Posyandu
Diduga Dipicu Dendam Lama, Remaja Putri di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan
Anak Diduga Dianiaya, Ibu Tempuh Jalur Hukum dan Lapor ke Polrestabes Palembang
SIRA dan PST Siap Gelar Aksi Damai, Desak PT Bukit Asam Bertanggung Jawab atas Dugaan Pencemaran Debu Batubara di Kertapati
Pancasila sebagai Pedoman dalam Membentuk Karakter Saya
Sumsel Masuk Nominasi TPAKD Award 2026, Program 100.000 Sultan Muda Jadi Andalan Perluas Akses Keuangan

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Ruko Dua Lantai Penjual Pakan Ternak Dilalap Jago Merah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Bahlil Perintahkan Golkar Sumsel Bergerak hingga Desa, Target Kursi Legislatif Digenjot

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Peringati Hari Anak Nasional 2026 melalui Edukasi Perlindungan Anak dan Penguatan Posyandu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Diduga Dipicu Dendam Lama, Remaja Putri di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Anak Diduga Dianiaya, Ibu Tempuh Jalur Hukum dan Lapor ke Polrestabes Palembang

Berita Terbaru

TKP

Kota Palembang

Ruko Dua Lantai Penjual Pakan Ternak Dilalap Jago Merah

Minggu, 2 Agu 2026 - 22:41 WIB