Tiga Makna Pidato HD di Depan Monpera “Ajak Wong Sumsel Junjung Keterbukaan”

- Redaksi

Senin, 1 Oktober 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK, Palembang: Terik matahari yang menyengat tak menyurutkan antusias warga Sumsel untuk menghadiri orasi perdana Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya di halaman Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), Selasa (2/20) siang. Meski harus berdesakan, warga rela berduyun-duyun mendatangi Monpera demi melihat langsung gubernur dan wakil gubernur Sumsel kebanggaan mereka.

Mengenakan batik lengan panjang bernuansa ungu, orang nomor satu di Sumsel itu memulai orasinya dengan sangat berwibawa. Herman Deru mengatakan sangat berterima kasih atas kepercayaan yang sudah diberikan warga Sumsel padanya dan Mawardi Yahya untuk memimpin pemerintahan Sumsel lima tahun ke depan dan menjadikannya provinsi ini maju dan sejahtera.

Dengan gayanya yang khas, Herman Deru mengungkapkan tiga makna penting yang ingin disampaikannya kepada masyarakat terkait pemilihan lokasi orasi perdananya di halaman Monpera.

Selain untuk menghargai jasa pahlawan dan tokoh-tokoh yang sudah berjasa membangun Sumsel, pidato perdana 1ini sengaja digelar di tempat terbuka (Monpera) juga memiliki makna khusus. Dengan digelar di tempat terbuka orasi ini diharapkannya dapat menginspirasi seluruh jajaran pemangku kebijakan dan masyarakat untuk berani terbuka dan apa adanya. Transparan dan tidak tertutup kepada masyarakat apalagi menutupi kebobrokan dan kepura-puraan.

“Pidato di Monpera dan digelar secara terbuka ini ada makna tersendiri. Artinya saya selaku Gubernur mengajak pemerintah dan masyarakat menjunjung keterbukaan. Begitupun kenapa saya memilih berpidato di depan Masjid Agung ini juga ada artinya. Saya mengajak kita semua senantiasa terikat dengan nilai-nilai agama. Ini penting karena akan menjadi panduan dalam menjalankan amanah memimpin Sumsel,” tegas mantan Bupati OKU Timur dua periode tersebut.

Selain mengajak warga dan pemerintahan menjunjung keterbukaan HDMY juga menyerukan ajakan bersatu. Dia meminta semua kalangan masyarakat melupakan perbedaan pilihan, menghapus luka duka dan menggantinya dengan rasa optimisme yang tinggi.

“Sumsel ini tanah air kita, tanah tumpah darah kita, tanah tempat kita berpijak. Mari kita bangun, kita tata, kita perbaiki yang buruk dan sempurnakan yang sudah berjalan. Inilah saatnya kita bertekad bersama Bersatu Memajukan Sumsel,” ujarnya.

Suami dari Febrita Lustia inipun meminta dukungan masyarakat dan mendo’akan HDMY agar dapat bekerja dengan baik. Memenuhi komitmen dan janji program utamanya yakni menyetop angkutam batu bara yang menggunakan jalanan umum.

“Saya perintahkan staf dan dinas terkait segera menindaklanjuti perintah ini,” tegasnya.

Selanjutnya, mengenai program-program teknis yang sudah disampaikannya dalam kampanye kata Herman Deru juga akan segera ditindaklanjuti secepat-cepatnya.

” Kita kerjakan dengan penuh konsentrasi, mungkin pada praktiknya akan ada penyesuaian di sana-sini tetapi prinsipnya adalah bagaimana semua bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat Sumsel secara menyeluruh,” ujarnya penuh semangat.

Usai melakukan pidato perdananya, HDMY yang datang didampingi sang istri dan keluarga besar melanjutkan agendanya Shalat Dzuhur perdana di Masjid Agung sebagai Gubernur Sumsel. Tak perlu menunggu lama, sesaat turun dari podium menuju Masjid Agung, pasangan HDMY ini langsung jadi buruan warga yang berebutan hendak menyalami dan berswa foto.

Berita Terkait

Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Indralaya Kabupaten Ogan Ilir
Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Glumbang Kabupaten Muara Enim
Kunjungan Kerja KOMISI III DPRD Prov. Sumsel ke Bank Sumsel Babel Cabang Inderalaya untuk Perkuat Kredit Produktif dan Layanan Digital
Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan Lakukan Kunjungan Kerja ke Dinas Kominfo Provinsi Lampung, Bahas Transformasi Digital hingga Sumsel Zero Blank Spot
Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan Tinjau Optimalisasi Pemerintahan Desa dan Penataan Batas Wilayah di Desa Marga Sungsang, Kabupaten Banyuasin
Ketua DPRD Sumsel Terima Silaturahmi Danlanud Sri Mulyono Herlambang, Perkuat Sinergi Demi Stabilitas dan Pembangunan Daerah
DPRD Sumsel Soroti Dana Bagi Hasil Pusat ke Daerah Rp 1,2 Triliun
Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke Satgas PKH di Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:05 WIB

Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Indralaya Kabupaten Ogan Ilir

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:00 WIB

Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Glumbang Kabupaten Muara Enim

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:10 WIB

Kunjungan Kerja KOMISI III DPRD Prov. Sumsel ke Bank Sumsel Babel Cabang Inderalaya untuk Perkuat Kredit Produktif dan Layanan Digital

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:08 WIB

Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan Lakukan Kunjungan Kerja ke Dinas Kominfo Provinsi Lampung, Bahas Transformasi Digital hingga Sumsel Zero Blank Spot

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:55 WIB

Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan Tinjau Optimalisasi Pemerintahan Desa dan Penataan Batas Wilayah di Desa Marga Sungsang, Kabupaten Banyuasin

Berita Terbaru

Sumsel

Menjadi Pribadi yang Berkarakter Melalui Pancasila 

Sabtu, 8 Agu 2026 - 07:21 WIB

Sumsel

Mewujudkan Generasi Berkarakter Melalui Pancasila  

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:46 WIB

Sumsel

Mengamalkan Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari 

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:28 WIB