Tak Bisa Bekerja Sendiri Polda dan Pemda Bentuk Tim Satgas Tangani Ilegal Drilling

- Redaksi

Rabu, 24 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sudah 5 Korban, Kerugian Lingkungan Capai RP4,8 T

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –

Aktifitas illegal drilling di Sungai Dawas Kabupaten Musi Banyuasin, tak bisa dihentikan jika tak ada gerak pasti dari pihak terkait. Apalagi saat ini diketahui sudah ada Lima Korban Jiwa.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumsel bersama Polda Sumsel akan membentuk Tim Satgas Penanggulangan Illegal Drilling dan Refinery dengan melibatkan banyak pihak.

“Lokasi Ilegal Drilling ini cukup besar, Polri tak bisa bergerak sendiri, mangkanya saya bersama PJ Gubernur Sumsel mengadakan rapat hari ini untuk membetuk tim Satgas,” kata Kapolda Sumsel, A Rachmad Wibowo usai rapat, Rabu (24/7/2024).

Kapolda menyebut, tak hanya menimbulkan banyak korban, Ilegal Drilling di Musi Banyuasin juga merugikan negara dengan kerugian Lingkungan mencapai RP4,8 Triliun.

“Jadi, hasil penghitungan Kementerian LHK bersama IPB, aktifitas illegal drilling di Sungai Dawas Muba ini menyebabkan kerugian negara hingga Rp4,8 Triliun,” ungkap dia

Dengan pembentukan tim Satgas merupakan tindakan preventif untuk meminimalisir aktifitas illegal drilling di Muba. “Dengan adanya Tim Satgas kita harapkan bekerja lebih maksimal, dengan melibatkan banyak pihak hingga mahasiswa dan media,” ucapnya.

Ia menyebut, Satgas itu terdiri dari berbagai instansi dan butuh modal besar. Jumlah tim sekitar 50 orang yang berasal dari Pemda, Polri, TNI, Kejaksaan, Pengadilan, SKK Migas, Pertamina. Untuk pengelolaan bahan-bahan berbahaya ini, Satgas juga meminta PTBA, Pertamina dan SKK Migas untuk penanganan secara khusus.

“Tim empat sub satgas yakni, satgas Preventif, Preemtif, Penegakan Hukum dan Satgas Rehabilitasi,” ungkapnya. Melalui Tim Satgas ini diharapkan pencegahan illegal drilling dan illegal refinery dapat berjalan maksimal. “Kerjasama semua pihak sangat diharapkan dalam Tim Satgas yang dibentuk ini,” urainya.

Kapolda mengingatkan agar pelaku Ilegal Drilling untuk mencari profesi lain. Apalagi dalam akan ada penertiban semua sumur minyak ilegal. Kita juga minta semuanya meninggalkan.

“Akan kami jaga lokasi tersebut dengan membangun Pos Pos Jaga agar tak ada lagi yang berani masuk, kita tingkatkan juga dengan patroli dan Razia serta memasang CCTV dalam pengawasanya. Tak hanya itu, kita juga akan mengambil alat produksi yang ditinggalkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Sumsel Elen melalui Tim Satgas ini diharapkan pencegahan illegal drilling dan illegal refinery dapat berjalan maksimal. “Kerjasama semua pihak sangat diharapkan dalam Tim Satgas yang dibentuk ini,” urainya.

Berita Terkait

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang
Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp
Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus
Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang
Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza
Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Bantuan Lewat Program Mengetuk Pintu Langit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober

Berita Terbaru