Survei Konsumen Triwulan II-2020, Optimisme Konsumen Melemah

- Redaksi

Jumat, 3 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK, Palembang – Bank lndonesia melakukan Survei Konsumen secara bulanan untuk mengetahui keyakinan konsumen mengenai kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi terhadap kondisi perekonomian pada 6 bulan mendatang.

Dari hasil survei konsumen tersebut terlihat dari lndeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang merupakan rata-rata sederhana dari lndeks Kondisi Ekonomi (lKE) dan lndeks Ekspektasi Konsumen.

Survei Konsumen Bank lndonesia pada triwulan ll-2020 mengindikasikan pelemahan optimisme masyarakat Sumatera Selatan terhadap kondisi ekonomi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Hari Widodo mengatakan, “Pelemahan optimisme masyarakat terindikasikan oleh penurunan lndeks Keyakinan Konsumen (lKK) yang cukup dalam dari 136,56 di triwulan sebelumnya menjadi 88,39 pada triwulan ll-2020, sehingga masuk pada zona pesimis (dibawah 100).

“Penurunan IKK disebabkan oleh penurunan kedua indeks pembentuknya, terutama indeks Kondisi Ekonomi Saat lni (lKE) yang turun tajam dari 125,67 menjadi 54,33. Sementara, lndeks Ekspektasi Konsumen (lEK) masih berada pada zona optimis meskipun sedikit melemah dari 147,44 menjadi 122,M pada triwulan ll-2020,” ujarnya.

Persepsi masyarakat Sumatera Selatan terhadap kondisi ekonomi saat ini turun cukup dalam yang disebabkan mulai terasanya dampak pandemi COVID-19 kepada aktivitas ekonomi masyarakat. Hal ini tercermin lndeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (lKE) yang masuk ke zona pesimis pada bulan ini 2020. Menurutnya IKE disebabkan oleh menurunnya seluruh komponen penyusunnya dengan penurunan indeks terdalam terjadi pada indeks Ketersediaan Lapangan Kerja yang turun sebesar -94,55 dalam 1 triwulan menjadi 27,89. Penurunan ini diindikasikan oleh adanya pengurangan tenaga kerja di beberapa lapangan usaha terdampak pandemi seperti lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan dan minum dan lapangan usaha industri pengolahan. Penurunan komponen ini juga diikuti oleh penurunan komponen lainnya yaitu lndeks Konsumsi Barang Tahan Lama yang turun dari 132,89 menjadi 69,89, dan lndeks.

Penghasilan saat ini yang turun dari 136,89 menjadi 65,22. Turunnya permintaan akibat adanya pembatasan aktivitas ekonomi dalam rangka pencegahan penularan COVID-19 menyebabkan turunnya transaksi ekonomi di masyarakat.

Ditengah menurunnya persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini, masyarakat Sumatera Selatan masih cukup optimis terhadap perkiraan kondisi ekonomi 6 bulan ke depan meskipun melemah dibandingkan triwulan sebelumnya.

lndeks Ekspektasi Ekonomi (lEK) ditriwulan ll-2020 sebesar 122,44,lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 147,44 namun masih berada di dalam zona optimis. Konsumen memperkirakan kondisi perekonomian akan mulai pulih 6 bulan ke depan seiring dengan mulai meredanya pandemi COVID-19.

“Penurunan IEK disebabkan oleh komponen lndeks Ekspektasi Kegiatan Usaha yang menurun dari 154,11 menjadi 96,56 dan lndeks Ekspektasi Penghasilan yang juga turun dari 159,89 menjadi 137,33 ditriwulan ll-2020.lndeks Ekspektasi Lapangan Kerja juga turun dari 147 menjadi 133,M,” tutupnya. (silviee)

Berita Terkait

Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Indralaya Kabupaten Ogan Ilir
Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Glumbang Kabupaten Muara Enim
Kunjungan Kerja KOMISI III DPRD Prov. Sumsel ke Bank Sumsel Babel Cabang Inderalaya untuk Perkuat Kredit Produktif dan Layanan Digital
Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan Lakukan Kunjungan Kerja ke Dinas Kominfo Provinsi Lampung, Bahas Transformasi Digital hingga Sumsel Zero Blank Spot
Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan Tinjau Optimalisasi Pemerintahan Desa dan Penataan Batas Wilayah di Desa Marga Sungsang, Kabupaten Banyuasin
Ketua DPRD Sumsel Terima Silaturahmi Danlanud Sri Mulyono Herlambang, Perkuat Sinergi Demi Stabilitas dan Pembangunan Daerah
DPRD Sumsel Soroti Dana Bagi Hasil Pusat ke Daerah Rp 1,2 Triliun
Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke Satgas PKH di Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:05 WIB

Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Indralaya Kabupaten Ogan Ilir

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:00 WIB

Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Glumbang Kabupaten Muara Enim

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:10 WIB

Kunjungan Kerja KOMISI III DPRD Prov. Sumsel ke Bank Sumsel Babel Cabang Inderalaya untuk Perkuat Kredit Produktif dan Layanan Digital

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:08 WIB

Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan Lakukan Kunjungan Kerja ke Dinas Kominfo Provinsi Lampung, Bahas Transformasi Digital hingga Sumsel Zero Blank Spot

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:55 WIB

Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan Tinjau Optimalisasi Pemerintahan Desa dan Penataan Batas Wilayah di Desa Marga Sungsang, Kabupaten Banyuasin

Berita Terbaru

Kota Palembang

TPID Sumsel Perkuat Sinergi, Inflasi Agustus 2026 Hanya 0,06 Persen

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:08 WIB

Kota Palembang

Sekda Palembang Sakit, Sulaiman Amin Menjadi PJ Sekda

Rabu, 2 Sep 2026 - 16:58 WIB