SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin berharap, upaya yang akan dan sedang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, mengatasi permasalahan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), dapat segera terselesaikan.
Karena itu, Fauzan mengungkapkan, seluruh pihak yang berkepentingan terhadap masalah tersebut harus sinkron bekerja.
“Kita (harus) melakukan sinkronisasi dengan beberapa OPD termasuk dari jajaran TNI dan Polri. Mengingat makin banyaknya ODGJ di wilayah Kabupaten Empat Lawang, kurang mendapat perhatian,” kata Sekda Fauzan.
Fauzan menyebut, ODGJ ini ada banyak di Empat Lawang, baik yang di internal warga Empat Lawang itu sendiri. Maupun yang dari luar berkeliaran di seputaran wilayah Kabupaten Empat Lawang.
Dalam catatan pihaknya, Sekda menyebut di Kabupaten Empat Lawang saat ini mencapai 596 orang ODGJ. Jumlah tersebut bisa saja lebih karena masih banyak yang belum terdata atau ODGJ liar.
“Untuk penanggulangan, kita semua perangkat daerah akan melaksanakan peran dan fungsi masing- masing. Untuk bisa menanggulangi maraknya ODGJ dengan tetap mengedepankan aturan dan nilai kemanusiaan serta keariban lokal,” katanya.
Lebih lanjut Sekda berharap, seluruh warga Empat Lawang juga ikut bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan kepada ODGJ, supaya tidak berkeliaran dan mengganggu ketenteraman umum.
Sebab, apabila sudah mengganggu ketenteraman umum, maka sebut Sekda Fauzan, aparat terkait akan ikut bersama sama dengan dinas tehnis untuk melakukan pembinaan baik itu dari satuan TNI, Polri, Pol PP dan juga Dinas Sosial. Kalau ODGJ itu anak-anak kembali ke PPA sesuai dengan tugas pokok dab fungsi (tupoksi). (*)
Komentar