Gulai Kepala Ikan Baung, Cocok untuk Menu Berbuka Puasa

- Redaksi

Kamis, 23 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gusmelia Testiana selaku pemilik sekaligus chef Dapoer Marsya

Gusmelia Testiana selaku pemilik sekaligus chef Dapoer Marsya

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gulai makanan berkuah santan yang bercita rasa pedas, asam, manis dan gurih.

Tak heran jika menu yang satu ini digemari oleh seluruh kalangan.

Menu yang satu ini juga cocok dijadikan sebagai
hidangan berbuka dan sahur karena rasanya yang asam dan gurih.

Gusmelia Testiana selaku pemilik sekaligus chef Dapoer Marsya dengan senang hati membagikan resep pembuatan gulai kepala ikan baung.

Alasan dipilihnya kepala ikan baung ini dikarenakan ikan tersebut merupakan ikan asli dari wilayah Palembang, yakni Sungai Musi.

“Gulai kepala ikan itu khas Padang, kalau ikan baungnya itu khas dari Palembang,” ujar Meli pemilik dari Dapoer Marsya, Kamis (23/03/2023).

Berikut bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan gulai kepala ikan baung.

Bahan :
Kepala Ikan Baung
1 liter santan
Bawang Merah
Bawang Putih
Cabai Rawit
Jahe
Kunyit
Lengkuas
Kemiri

Bahan-bahan yang ditabur :
Asam Kandis
Serai
Lengkuas
Daun Salam
Daun Kemangi
Daun Kunyit
Tomat
Cabai Merah (boleh pakai boleh tidak)
Daun Ruku-ruku (jika tidak ada bisa diganti daun kemangi)

Cara membuat :

Haluskan bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai rawit dan bumbu lainnya.

Panaskan air sampai mendidih. Masukkan bumbu yang sudah dihaluskan tadi.

Kemudian setelah bumbu matang masukkan santan dan kepala ikan.

Jika kepala ikan sudah setengah matang tambahkan bumbu tabur seperti asam kandis, serai, irisan tomat, dan daun ruku-ruku.

Masak dan diamkan selama kurang lebih 30 menit sampai kepala ikan matang.

Yang khas dari gulai kepala ikan baung ala Dapoer Marsya ini adalah adanya daun ruku-ruku.

“Kalau ini daun ruku-rukunya yang berbeda, biasanya juga dikasih asam belimbing yang rasanya lebih asam tapi kalau ini pakai asam kandis,” sambungnya.

Untuk harganya sendiri cukup terjangkau yakni Rp 100 ribu dengan tambahan pelengkap seperti sayur, lalapan, dan juga sambal.

“Disini bukan hanya kepala baung saja yang kita masak tergantung jenis masakan apa saja yang dipesan orang. Intinya masakan nusantara kami menyebutnya,” tutup Meli.

Pemesanannya sendiri, saat ini hanya bisa dilakukan melalui sistem PO (purchase order) saja. (*)

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini dengan “Kartini Treat” di THE 1O1 Palembang Rajawali
Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya
Wyndham Opi Hotel Palembang Rayakan Ramadan dengan Gaya Oriental
Revolusi Rasa Nusantara, Sarjana Kerupuk Palembang Mengubah Pempek dan Kerupuk Jadi Bisnis Online Pertama di Indonesia
Masakan Khas China dan Thailand Menambah Warna Baru Pecinta Kuliner
All You Can Eat Suki and Grill Hadir di OPA Resto
Ketan Jepit Palembang Hanya Ada Saat Agustus, Wajib Coba
Dari Desa ke Kancah Nasional, BRI Berdayakan Kacang Nepo Jadi Camilan Khas yang Diminati

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 09:10 WIB

Rayakan Hari Kartini dengan “Kartini Treat” di THE 1O1 Palembang Rajawali

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:23 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:54 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Rayakan Ramadan dengan Gaya Oriental

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:11 WIB

Revolusi Rasa Nusantara, Sarjana Kerupuk Palembang Mengubah Pempek dan Kerupuk Jadi Bisnis Online Pertama di Indonesia

Kamis, 16 Oktober 2025 - 17:13 WIB

Masakan Khas China dan Thailand Menambah Warna Baru Pecinta Kuliner

Berita Terbaru

Ilustrasi - Logo Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan. Foto: istimewa

Kota Palembang

Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel

Jumat, 26 Jun 2026 - 21:29 WIB