Skrining Kanker Payudara dan HPV DNA jadi yang Tertinggi pada Program PKG

- Redaksi

Senin, 17 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tempat pendaftaran pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) di Puskesmas OPI, Jakabaring. (Foto: Tia)

Tempat pendaftaran pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) di Puskesmas OPI, Jakabaring. (Foto: Tia)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Skrining (pemeriksaan) kanker payudara dan HPV DNA pendeteksi penyakit kanker serviks menjadi yang paling sering dilakukan masyarakat Palembang pada program pemeriksaan gratis (PKG) tahun 2025.

“Kedua penyakit yang di-skrining itu dominan dibandingkan yang lainnya. Selain skrining kedua penyakit itu, terbanyak berikutnya adalah kanker kolorektal fan kanker paru. Kemudian skrining talasemia, GDS (Geriatric Depression Scale), anemia, dan lainnya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman, Senin (17/2/2025).

Tris mengatakan pendaftar PKG di Sumsel selama hampir sepekan terkahir mengalami peningkatan yang signifikan. Masyarakat yang telah memeriksa kesehatan pada 10-15 Februari mencapai 36.134 orang.

“Dari jumlah pendaftar 108.889 orang, mereka yang hadir memeriksa kesehatan sebanyak 36.134 orang pada periode 10-15 Februari,” katanya.

Ia mengungkapkan masyarakat yang datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis terbanyak pada rentang usia 40-59 tahun mencapai 12.578 orang.

“Untuk rentang usia 30-39 tahun sebanyak 7.860 orang, 18-29 tahun 6.548 orang, lansia di atas 60 tahun 5.453 orang, anak 1-6 tahun 2.635 orang, dan bayi baru lahir 1.060 orang,” ungkapnya.

Ia menambahkan program tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dengan mengidentifikasi faktor risiko, deteksi kondisi pra penyakit dan deteksi penyakit lebih awal.

“Sebagian besar kasus kematian yang terjadi sebenarnya dapat dicegah. Jika terdeteksi di fase awal, kesehatan bisa dikelola dan tidak menyebabkan keparahan penyakit bahkan kematian,” ucap dia. (Tia)

Berita Terkait

Gubernur Herman Deru Kaget Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK
Praperadilan Safaruddin dan Sufuk Ditolak, Hakim Nyatakan Penyitaan oleh Polda Sumsel Sah
Jubir KPK Benarkan Ada Kegiatan Penindakan di Muara Enim
Gotong Royong Jaga Lingkungan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan Masyarakat Kota Negara Kumpulkan 280 Kg Sampah
Ajun Minta Maaf, Kuasa Hukum Berharap Restorative Justice Dikabulkan Polisi
Operasi Patuh Musi 2026 di Palembang Ditunda
BSB Sukseskan Walikota Cup Darussalam Minisoccer, Semarakkan HUT Palembang ke-1343
Universitas Muhammadiyah Palembang, PTS Pertama di Sumsel yang Buka Program Doktor (S3) Manajemen

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:15 WIB

Gubernur Herman Deru Kaget Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 19:21 WIB

Praperadilan Safaruddin dan Sufuk Ditolak, Hakim Nyatakan Penyitaan oleh Polda Sumsel Sah

Senin, 8 Juni 2026 - 19:06 WIB

Jubir KPK Benarkan Ada Kegiatan Penindakan di Muara Enim

Senin, 8 Juni 2026 - 17:54 WIB

Gotong Royong Jaga Lingkungan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan Masyarakat Kota Negara Kumpulkan 280 Kg Sampah

Senin, 8 Juni 2026 - 16:08 WIB

Ajun Minta Maaf, Kuasa Hukum Berharap Restorative Justice Dikabulkan Polisi

Berita Terbaru

Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru saat diwawancarai, Senin (8/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

Gubernur Herman Deru Kaget Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 21:15 WIB

Kota Palembang

Jubir KPK Benarkan Ada Kegiatan Penindakan di Muara Enim

Senin, 8 Jun 2026 - 19:06 WIB