Semester I/2021 Nilai Ekspor Jabar Tertinggi di Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 14 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIKID, BANDUNG – Provinsi Jabar memberikan sumbangan terbesar terhadap ekspor nasional pada Januari – Juni 2021. Nilainya mencapai USD16,08 miliar atau 15,63 persen dari total ekspor nasional.

Hal ini seiring dengan terjadinya perbaikan ekonomi global karena negara-negara tujuan ekspor sudah mulai membuka kembali pintu perdagangannya.

“Ekspor Jabar itu nomor satu. Jadi luar biasa di masa sulit seperti ini kita cukup tinggi ekspornya,” kata Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unpad Ina Primiana dalam webinar Dialog Warga: Silih Tulungan bertajuk Menyikapi Pertumbuhan Ekonomi Jabar di Era Pandemi COVID-19 yang digelar Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Jabar, Sabtu (14/8/2021).

Ina yang juga Wakil Ketua Harian Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Daerah (PED) Jabar mengungkapkan ada peluang yang juga digunakan oleh industri dalam negeri untuk memasuki pasar-pasar yang ditinggalkan negara lain.

Oleh karena itu, peningkatan ekspor harus terus dijaga. Industri yang sudah memiliki Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) harus terus berproduksi secara maksimal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Menjaga agar industri esensial bisa tetap produksi dan terus bertambah dengan prokes ketat, diawasi dan dikomunikasikan kepada polisi dan satpol PP, terutama yang sudah memiliki IOMKI. Bila industri tidak ketat prokes dapat ditindak juga secara tegas,” ucapnya.
Ina juga menuturkan, aktivitas industri pun dapat dilihat dari struktur penggunaan barang impor Jabar. Pada periode Januari-Juni 2021 impor bahan baku mencapai 81,08 persen. Persentase itu meningkat 0,79 persen dari periode yang sama tahun lalu.

“Artinya industri bergerak, berjalan,” ucapnya.

Melihat struktur penggunaan barang impor, Pemda Provinsi Jabar perlu melihat penurunan barang konsumsi sebagai peluang. Barang konsumsi yang biasanya impor dapat digantikan oleh barang-barang konsumsi dalam negeri.

“Jadi ada substitusi impor. Diharapkan bisa begitu. Jadi bisa menggerakkan, atau orang makin banyak yang belanja barang UMKM,” ucapnya.

“Sejauh mana barang-barang impor itu, terutama yang konsumsi atau bahan baku dan penolong itu bisa terbantukan oleh substitusi impor. Karena investasi untuk industri itu cukup tinggi. Jadi kalau tergantikan substitusi impor bisa mengurangi devisa yang keluar,” tutupnya.

Kinerja baik ekspor Jabar sejalan dengan yang sedang dilakukan Pemerintah Pusat. Presiden Joko Widodo baru saja melepas ekspor pertanian senilai Rp7,29 triliun ke 61 negara dari 17 pintu pelabuhan udara dan laut. Dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, 293 daerah punya sentra komoditas pertanian unggulan ekspor. (ADV)

Berita Terkait

Sinergi Kuat untuk Kesejahteraan Pemkot dan DPRD Pagar Alam Sepakati APBD Perubahan 2026
Satu Meja, Satu Tujuan, Demi Lapas yang Lebih Manusiawi Walikota Pagar Alam Terima Kunjungan Ditjenpas Sumsel
Pimpin Apel Gelar Pasukan Karhutla, Bupati PALI Asgianto Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau
Bupati PALI Asgianto Hadiri Sidang Tahunan MPR RI, Siap Sinkronkan Program Pembangunan dengan Arahan Presiden
Komisi II DPRD Provinsi Sumater Selatan Dalami Perumusan Program Prioritas Ekonomi 2027 Melalui Kunjungan Kerja ke DPRD DKI Jakarta
Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum
Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam
Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:29 WIB

Sinergi Kuat untuk Kesejahteraan Pemkot dan DPRD Pagar Alam Sepakati APBD Perubahan 2026

Jumat, 11 September 2026 - 11:21 WIB

Satu Meja, Satu Tujuan, Demi Lapas yang Lebih Manusiawi Walikota Pagar Alam Terima Kunjungan Ditjenpas Sumsel

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Pimpin Apel Gelar Pasukan Karhutla, Bupati PALI Asgianto Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Bupati PALI Asgianto Hadiri Sidang Tahunan MPR RI, Siap Sinkronkan Program Pembangunan dengan Arahan Presiden

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:41 WIB

Komisi II DPRD Provinsi Sumater Selatan Dalami Perumusan Program Prioritas Ekonomi 2027 Melalui Kunjungan Kerja ke DPRD DKI Jakarta

Berita Terbaru