Satgas Nataru Subholding Gas 2023-2024 Jaga Penyaluran 879 BBTUD Gas Bumi Nasional

- Redaksi

Rabu, 10 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – PT PGN Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina berhasil melaksanakan Satuan Tugas Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Satgas Nataru) dengan lancar dan aman terkendali selama rentang 15 Desember 2023 s/d 7 Januari 2024.

PGN selaku Subholding Gas melakukan koordinasi pengendalian dan pengamanan rantai pasok gas bumi selama periode satgas Nataru, yang terdiri dari kegiatan penyimpanan dan regasifikasi LNG, Transportasi Minyak dan Gas bumi, serta Niaga, sehingga penyaluran gas bumi kepada 4.986 pelanggan dengan kategori industri, komersial dan kecil, serta 834.165 pelanggan rumah tangga tetap aman dan handal.

“Satgas Nataru Subholding Gas tahun ini berhasil dilaksanakan secara aman dan tidak ada kendala yang berarti maupun kejadian fatality. Penyaluran gas ke seluruh segmen pelanggan selama Nataru dapat dikawal dan dijaga dengan baik. Ada sejumlah pelanggan khususnya industri komersial yang serapan gasnya menurun karena libur. Selama periode nataru tingkat penyelesaian penanganan keluhan pelanggan mencapai 99,76%,” ujar Direktur Sales dan Operasi PGN, Ratih Esti Prihatini, (10/1/2024).

Volume niaga gas bumi di semua sektor pelanggan dalam kondisi aman yaitu sebesar 879 BBTUD atau 100% nominasi penyaluran gas ke pelanggan dapat dipenuhi. Ketersediaan LNG melalui fasilitas LNG Lampung, Perta Arun Gas dan Nusantara Regas juga berperan terhadap pemenuhan pasokan gas bumi kepada pelanggan dengan meningkatnya volume regasifikasi LNG sebesar 54% dibandingkan nataru tahun sebelumnya dari 308 BBTUD menjadi 476 BBTUD.

“Satgas Nataru juga menyiagakan 23 area operasi dan Posko Nataru yang tersebar di seluruh area operasi infrastruktur dan jaringan Subholding Gas serta Contact Center 24 jam dengan nomor 135,” imbuh Ketua Satgas Nataru SH Gas, Tatit Sri Jayendra.

Upaya pengamanan dan pengelolaan operasi selama Nataru juga diperkuat dengan sistem monitoring dan pengendalian penyaluran gas diseluruh jaringannya secara realtime yang dapat dipantau melalui Integrated Monitoring Center (IMOC). IMOC merupakan pusat monitoring subholding Gas yang terintegrasi, meliputi kegiatan monitoring operasional penyaluran gas bumi, monitoring kondisi infrastruktur fasilitas penyaluran gas bumi, dan pengelolaan keluhan pelanggan secara realtime.

“Disisi lain ada peningkatan pemanfaatan BBG di SPBG yang dikelola oleh Gagas. Hal ini cukup menggembirakan dimana pemanfaatan gas bumi di sektor transportasi dapat berkontribusi terhadap penurunan emisi dan dapat menjadi pilihan energi pada masa transisi energi saat ini,” ujar Ratih.

Menjadi catatan bahwa volume penjualan BBG selama masa Nataru meningkat 42% jika dibandingkan dengan volume pada periode nataru 2022. Hal ini kemungkinan besar terjadi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa liburan menggunakan angkutan umum.

“Kendaraan pengguna Gasku yang mengisi di SPBG milik Gagas bervariasi yaitu bajaj, angkot, dan taksi selama nataru. Penjualan BBG di SPBG Pondok Ungu meningkat pada segi volume. Penyerapannya hampir seimbang antara taksi, angkot, dan bajaj. Sedangkan di SPBG Bogor dan Klender, secara langsung dapat terlihat kendaraan yang mendominasi. SPBG Bogor didominasi oleh angkot, di SPBG Klender didominasi oleh bajaj,” ujar Direktur Utama Gagas, Muhammad Hardiansyah.

BBG yang tersalurkan sebesar 496.594 Liter Setara Premium (LSP). Terpantau peningkatan penjualan BBG terjadi di SPBG Pondok Ungu Bekasi sekitar 4% dibandingkan dengan bulan sebelum nataru. Seluruh SPBG yang dikelola PT Gagas Energi Indonesia (“Gagas”) juga beroperasi secara normal untuk melayani pengisian bahan bakar gas (“BBG”) Gasku dan Gaslink selama nataru 2023.

Berita Terkait

Komisaris Pertamina Patra Niaga Apresiasi Keberhasilan UMKM Binaan Tampil di IFW 2026
Perluas Akses Pasar, Rumah BUMN Pertamina Hadirkan 13 UMKM di Jambore Provinsi Sulawesi Tengah
Pertamina Patra Niaga Pikat Hati Pengunjung Indonesia Fashion Week 2026 Dengan Produk UMKM Binaan
Pertamina Patra Niaga Hadirkan Ruang Tumbuh dan Pendidikan Berkualitas bagi Generasi Masa Depan
Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026
Dari MWC Shanghai untuk Industri Indonesia, Telkomsel Gandeng China Telecom, Jajaki Solusi Digital Terintegrasi Berbasis 5G, AI, IoT, dan ICT
Bekali UMKM dengan Sertifikasi Halal, Pertamina Bantu Perluas Peluang Pasar
Pertamina Patra Niaga Bawa 11 UMKM Binaan Tampil di Indonesia Fashion Week 2026, Dukung UMKM Naik Kelas

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Komisaris Pertamina Patra Niaga Apresiasi Keberhasilan UMKM Binaan Tampil di IFW 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Perluas Akses Pasar, Rumah BUMN Pertamina Hadirkan 13 UMKM di Jambore Provinsi Sulawesi Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Pertamina Patra Niaga Pikat Hati Pengunjung Indonesia Fashion Week 2026 Dengan Produk UMKM Binaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Ruang Tumbuh dan Pendidikan Berkualitas bagi Generasi Masa Depan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 00:44 WIB

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026

Berita Terbaru

Lahan Kosong 5000 M2 Ex Dermaga Batubara Dilalap Sijago Merah

Kota Palembang

Lahan Kosong 5000 M2 Ex Dermaga Batubara Dilalap Sijago Merah

Senin, 3 Agu 2026 - 22:39 WIB