PGN Perkuat Strategi Komersial Guna Perluas Pasar dan Konektivitas Gas Bumi Nasional

- Redaksi

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARAPUBLIK.ID – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat strategi komersial untuk memperluas pasar dan pemanfaatan gas bumi melalui pengembangan infrastruktur, konektivitas pasokan, serta solusi energi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan di berbagai wilayah.

 

Strategi tersebut mengantarkan Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham meraih penghargaan Best Chief Marketing Officer 2026 kategori Oil and Gas dalam ajang Best CMO Award 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi.

 

“Strategi komersial PGN tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume penyaluran dan pendapatan, tetapi juga bagaimana menciptakan demand gas bumi yang berkelanjutan. Setiap wilayah memiliki karakteristik dan kebutuhan energi yang berbeda, sehingga pendekatan komersial harus semakin adaptif,” ujar Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham.

 

Pendekatan tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan infrastruktur gas bumi yang telah tersedia sekaligus mengembangkan konektivitas baru. Selain jaringan pipa, PGN mengembangkan solusi beyond pipeline melalui Compressed Natural Gas (CNG) serta memanfaatkan Liquefied Natural Gas (LNG) sebagai bagian dari fleksibilitas dan keandalan pasokan.

 

Ekosistem infrastruktur gas bumi PGN yang mencakup jaringan pipa lebih dari 33.000 km serta fasilitas pendukung CNG dan LNG menopang layanan kepada 822.561 rumah tangga, 2.842 pelanggan kecil, serta 3.310 pelanggan industri dan komersial.

 

Layanan gas bumi PGN saat ini telah menjangkau 78 kabupaten/ kota. Dalam memperluas pasar di berbagai daerah, PGN mengoptimalkan infrastruktur eksisting sekaligus mengembangkan skema layanan baru untuk menjangkau wilayah yang belum terkoneksi langsung dengan jaringan pipa utama.

 

Salah satunya melalui skema CNG Clustering di Sleman, Yogyakarta, yang dikembangkan untuk melayani sekitar 4.500 pelanggan rumah tangga, serta pelanggan UMKM dan komersial. Skema ini menjadi salah satu alternatif pengembangan pasar gas bumi di wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa transmisi utama.

 

“Dengan solusi beyond pipeline, pengembangan pasar tidak harus selalu menunggu tersedianya jaringan pipa utama. Kami berupaya menghadirkan solusi yang paling sesuai dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan pelanggan sehingga manfaat gas bumi dapat dirasakan semakin luas,” lanjut Aldiansyah.

 

Pemanfaatan CNG juga terus didorong untuk sektor usaha kecil dan komersial yang belum terjangkau jaringan pipa. Penggunaan gas bumi, baik melalui jaringan pipa maupun CNG, dapat memberikan efisiensi biaya energi sekitar 30–40% per bulan bagi sejumlah segmen pelanggan, sekaligus menawarkan kemudahan penggunaan dan manfaat lingkungan dibandingkan sejumlah bahan bakar alternatif.

 

Dari sisi pasokan, PGN terus memperkuat portofolio untuk mendukung ekspansi pasar. Salah satunya melalui tambahan alokasi gas dari Wilayah Kerja Tungkal di Sumatera yang dapat diintegrasikan dengan infrastruktur eksisting PGN.

 

Melihat peluang energi masa depan, PGN juga aktif menjajaki sumber-sumber pasokan baru, termasuk potensi pemanfaatan Coalbed Methane (CBM) atau gas metana batubara di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Penyaluran CBM diproyeksikan dapat tumbuh secara bertahap mulai dari 1 MMSCFD hingga mencapai 25 MMSCFD.

 

Selain CBM, PGN juga menjajaki potensi pengembangan biomethane yang bersumber dari limbah kelapa sawit serta Synthetic Natural Gas (SNG). Diversifikasi sumber pasokan tersebut menjadi bagian dari upaya PGN memperkuat keberlanjutan pasokan sekaligus menangkap peluang pengembangan energi dan pasar gas bumi ke depan.

 

Menurut Aldiansyah, perluasan pasar dan penguatan pasokan harus berjalan beriringan agar pertumbuhan demand tetap didukung oleh keandalan layanan.

 

“Ke depan, PGN akan terus mengoptimalkan ekosistem gas bumi secara terintegrasi, mulai dari penguatan sumber pasokan dan infrastruktur hingga pengembangan pelanggan. Dengan demikian, ekspansi pasar tidak hanya menghasilkan pertumbuhan bisnis, tetapi juga memperluas pemanfaatan gas bumi untuk mendukung aktivitas masyarakat dan industri di berbagai daerah,” tutup Aldiansyah.

Penulis : Yun

Editor : Jaks

Berita Terkait

MT Mauhau Tuntaskan Misi Kemanusiaan, Serahkan 16 Korban Virgo Transport 8 kepada Basarnas
Dari Ponsel untuk UMKM, Telkomsel Enterprise Dorong Pemasaran yang Lebih Terukur
Kapal Pertamina Patra Niaga Bantu Selamatkan 16 Korban KMP Virgo Transport 08
57 Tahun Berlayar, Pertamina Trans Kontinental Perkuat Green Vessel sebagai Masa Depan Industri Maritim
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah
Untuk Meningkatkan Jangkauan Layanan, Pertamina Patra Niaga Buka Peluang Kemitraan SPBU
Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas 31 SPBU di Sumatra Barat, 6 SPBU Dialihkelolakan
2.000 Karya Anak Muda Warnai by.U Korea Kaja! Vol.3

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:34 WIB

MT Mauhau Tuntaskan Misi Kemanusiaan, Serahkan 16 Korban Virgo Transport 8 kepada Basarnas

Senin, 14 September 2026 - 11:49 WIB

Dari Ponsel untuk UMKM, Telkomsel Enterprise Dorong Pemasaran yang Lebih Terukur

Senin, 14 September 2026 - 11:17 WIB

PGN Perkuat Strategi Komersial Guna Perluas Pasar dan Konektivitas Gas Bumi Nasional

Minggu, 13 September 2026 - 12:24 WIB

Kapal Pertamina Patra Niaga Bantu Selamatkan 16 Korban KMP Virgo Transport 08

Minggu, 13 September 2026 - 09:39 WIB

57 Tahun Berlayar, Pertamina Trans Kontinental Perkuat Green Vessel sebagai Masa Depan Industri Maritim

Berita Terbaru

Sumsel

Jaga Lingkungan Tetap Asri, Polsek Sanga Desa Gelar Kurve.

Selasa, 15 Sep 2026 - 10:25 WIB