Rekor Baru! Sehari Kasus COVID-19 Bertambah 358, Ini Penyebabnya

- Redaksi

Kamis, 8 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy. (Photo: Reza Mardiansyah)

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Jumlah kasus positif virus corona (COVID-19) di Sumatera Selatan (Sumsel) meningkat secara signifikan. Bahkan, pada Rabu kemarin (7/7/2021), pasien positif COVID-19 bertambah sebanyak 358.

Akhir Juni 2021, penambahan kasus positif masih di bawah 150 kasus dalam per harinya. Namun, ketika memasuki Juli, penambahan kasus positif COVID-19 terus meningkat menjadi 200 lebih dalam satu hari. Puncaknya ialah pada Rabu kemarin, bertambah sebanyak 358 kasus.

Penambahan 358 kasus ini menjadi rekor baru penambahan kasus positif COVID-19 di Sumsel dalam satu hari. Namun, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy mengatakan, jika melesetnya penambahan terjadi karena sempel pemeriksaan juga meningkat.

Jika awalnya hanya 500 sempel yang diperiksa untuk satu hari, sekarang Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Sumsel bisa memeriksa 1.000 sempel untuk satu hari.

“Bertambahnya sempel ini karena Delay Report yang terjadi, sehingga pemeriksaan sempel bertambah dan hasilnya pasti juga bertambah,” kata Lesty, Kamis (8/7/2021).

Menurut Lesty, pemerintah selalu menegaskan kepada masyarkat pentingnya disiplin menjalankan protokol kesehatan. Ia juga berpesan agar masyarakat juga harus memiliki rasa tanggungjawab terhadap COVID-19.

“COVID-19 tanggungjawab kita bersama, agar pandemi ini segera berlalu. Semua yang melakukan kegiatan agar Prokes benar-benar dijalankan. Masyarakat diharapkan lebih waspada dan patuh terhadap Prokes seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun,” ungkapnya.

Terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan lonjakan COVID-19 di Sumsel, Lesty menjelaskan Pemerintah telah melakukan berbagai persiapan seperti memastikan stok tabung oksigen dan obat-obatan aman.

“Kita sudab mengecek ketersediaan oksigen dan sejauh ini aman. Begitu juga APD, masker dan lain-lain ditambah pengadaannya. Untuk antigen di Sumsel mulai menipis untuk itu Dinkes akan meminta ke pusat melalui Gubernur,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Bapenda Palembang Monitoring Alat E Tax Di Hotel dan Restoran, Pastikan UMKM Patuh Pajak
Dinas Pendidikan Kota Palembang mendorong sekolah mengikuti program BRIDGE untuk meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran
Nuzul Qur’an di SMP Negeri 19 Palembang : Salat Tasbih, Khatam Al- Qur’an, dan Infaq Ramadan Perkuar Karakter Siswa
Jaga Kondusivitas Wilayah, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Patroli Subuh dan KRYD
Tim Penasihat Hukum Bacakan Duplik, Minta Terdakwa Bembi Dibebaskan dalam Kasus Dugaan Korupsi APAR Empat Lawang
Kasus Revitalisasi Pasar Cinde, Harnojoyo Divonis 2 Tahun 4 Bulan Penjara
Saksi Beberkan Dana Rp1,4 Miliar di Sidang Korupsi KONI Lahat, LPJ Diduga Tak Sesuai Realisasi
Suap Proyek Pokir DPRD OKU Terbukti, Dua Terdakwa Dijatuhi Hukuman Penjara dan Denda

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:19 WIB

Bapenda Palembang Monitoring Alat E Tax Di Hotel dan Restoran, Pastikan UMKM Patuh Pajak

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:54 WIB

Dinas Pendidikan Kota Palembang mendorong sekolah mengikuti program BRIDGE untuk meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:22 WIB

Nuzul Qur’an di SMP Negeri 19 Palembang : Salat Tasbih, Khatam Al- Qur’an, dan Infaq Ramadan Perkuar Karakter Siswa

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:54 WIB

Jaga Kondusivitas Wilayah, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Patroli Subuh dan KRYD

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:37 WIB

Kasus Revitalisasi Pasar Cinde, Harnojoyo Divonis 2 Tahun 4 Bulan Penjara

Berita Terbaru