Puluhan Aset Pemkot Berupa Lahan Belum Bersertifikat

- Redaksi

Senin, 28 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala DPKPP Pagar Alam, David Kenedi. (Photo: Delta Handoko)

Plt Kepala DPKPP Pagar Alam, David Kenedi. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Di Tahun 2022 ini, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Pagar Alam melakukan upaya penyelamatan aset Pemerintah Kota. Pasalnya, sejumlah aset salah satunya berupa lahan, masih ada yang belum dilegalkan, dalam hal ini disertifikatkan.

“Ada 200 lebih aset berupa lahan yang dimiliki Pemkot Pagar Alam, dan lebih dari separuhnya sudah kita sertifikatkan. Dan tahun ini, kembali akan diprogramkan kegiatan pensertifikatan,” ucap Plt Kepala Dinas Perkimtan Kota Pagar Alam, David Kenedi.

Ia mengatakan, pihak Dinas, terus berupaya melegalkan sejumlah aset berupa lahan tanah memiliki kekuatan hukum. Sebab, tujuan adanya legalitas ini menghindari konflik atau sengketa tanah dengan masyarakat ataupun pihak lain.

“Tahun ini, pensertifikatan asset sebanyak 18 persil umumnya masih berupa lahan kosong,” ucapnya.

Di tahun-tahun sebelumnya, ia mengatakan, jika pensertifikatan asset ini berupa lahan yang sudah ada fasilitas bangunan. Diantaranya, sekolah, kantor, puskesmas dan lainya. Dia menyebutkan, untuk proses pensertifikatan sejumlah asset ini, pihak Disperkimtan mengumpulkan sejumlah persyaratan seperti alas hak tanah.

Selain itu juga, pihak dinas juga fokus mendukung percepatan pembangunan di Kota Pagar Alam. Dengan melegalkan status lahan untuk keperluan pembangunan sarana gedung dari instansi struktural. Seperti tahun ini juga, menyelesaikan pensertifikatan hibah tanah untuk pembangunan gedung BIN serta asrama Polres Pagar Alam.

“Untuk diketahui, dengan adanya legalitas status tanah ini tentunya menghindari terjadinya konflik dan tidak terhambatnya pembangunan,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi
Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Berita Terbaru

Kota Palembang

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:52 WIB