PTM di Empat Lawang, Jam Belajar hanya Empat Jam

- Redaksi

Senin, 6 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ajrianto

Ajrianto

SUARAPUBLIK.ID,EMPAT LAWANG – Sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Empat Lawang hari ini mulai berlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Salah satunya SMA Negeri 1 Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Ajrianto mengatakan, di PTMT ini SMA Negeri 1 Tebing Tinggi, melakukan sistem ganjil genap.

”Hari ini kita mulai pembelajaran tatap muka. Satu kelas diisinya 50 persen dari kapasitas normal. Jam belajar hanya empat jam, tidak ada istirahat. Lalu, jadwalnya kita bagi dua. Hari Senin kelompok A, besoknya kelompok B, begitu hari seterusnya,” kata Ajrianto kepada wartawan, Senin (6/9/2021).

Untuk saat ini dijelaskan Ajrianto, dalam pelaksanaan PTM Terbatas di sekolahnya, tidak ada kendala. Kemungkinan kendala yang akan dihadapi yaitu terkait kedisiplinan para siswa dalam menjaga prokes saat keluar dari lingkungan sekolah.

”Saat apel tadi saya sudah tekankan ke para siswa agar tetap patuh terhadap prokes. Tidak hanya di lingkungan sekolah tapi juga saat di jalan menuju pulang ke rumah,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, sesuai dengan petunjuk dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Dalam masa pandemi COVID-19 saat ini, tetap mematuhi arahan dari Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Empat Lawang.

”Pandemi ini membuat kita semua kelelahan, tidak hanya bagi orang tua selaku wali siswa, tapi juga bagi guru. Kita berdoa semoga pandemi cepat belalu.”

Pihaknya sambung Ajrianto, akan membuat suasana baru, agar menghilangkan trauma yang disebabkan oleh pandemi covid-19 ini.

”Tadi sudah saya kasih arahan agar kita buat suasana yang baru. Karena mereka ini trauma, jenuh. Selama ini kami saja yang datang ke sekolah siswanya tidak ada,” ujarnya. (Alf)

Berita Terkait

Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Digulung, Polda Sumsel Bakar 200 Kg Barang Bukti dan Kejar Tiga DPO
Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang
Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang
Korban Kedua Anak yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan pada Hari Keempat Pencarian
Satu Korban yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Lagi Masih Dicari
Dua Bocah SD Hilang Terseret Arus Sungai Musi, Pencarian Hari Kedua Masih Berlangsung
HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah
Perkuat Pemerataan Pendidikan, Gubernur Herman Deru Resmikan Asrama SMA Negeri 3 Martapura

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:08 WIB

Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Digulung, Polda Sumsel Bakar 200 Kg Barang Bukti dan Kejar Tiga DPO

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:14 WIB

Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:39 WIB

Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:40 WIB

Korban Kedua Anak yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan pada Hari Keempat Pencarian

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:36 WIB

Satu Korban yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Lagi Masih Dicari

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB