Prabowo: Sumsel Masih Berpotensi Capai 1 Juta Hekatre Lahan Sawah

- Redaksi

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto saat diwawancarai di Banyuasin, Sumsel. (Foto: Tia)

Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto saat diwawancarai di Banyuasin, Sumsel. (Foto: Tia)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto menyebut wilayah Sumatera Selatan masih berpotensi mencapai 1 (satu) Juta hektare lahan sawah.

“Sebenarnya, potensi lahan di Sumsel itu nantinya mencapai satu juta hektare dan sebagian besarnya itu rawa,” ujar Prabowo dalam sambutan peluncuran program Gerakan Indonesia Menanam (Gerani) di Banyuasin, Rabu (23/4/2025).

Ia mengatakan produksi padi di Indonesia sangat lu ni ar biasa sejak tiga hingga empat bulan di tahun 2025.

“Tapi saat ini permasalahannya adalah kapasitas gudang yang memadai, sedangkan produksi sangat melimpah,” katanya.

Oleh sebab itu, dirinya meminta jajaran BUMN, TNI, dan Polri untuk membangun gudang-gudang sementara untuk menampung hasil produksi dari petani.

“Saya juga siapkan dana khusus untuk bangun gudang-gudang sementara menggunakan tanah milik Pemda, TNI, pokoknya hasil para petani kita bisa disimpan dan diamankan untuk digunakan oleh bangsa dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Sebelum menghadiri peluncuran Gerina, dirinya diundang oleh Menteri Pertanian dan Menko Bidang Pangan menuju kegiatan penanaman padi dengan teknik modern di Desa Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, Sumsel.

Ia menjelaskan penebaran benih menggunakan drone. Dengan teknik penebaran benih menggunakan drone itu dapat di percepat, karena menjangkau 25 hektare dalam satu hari.

“Penebaran benih padi dengan metode konvensional itu membutuhkan 25 hari untuk satu hektare lahan. Sehingga, dengan metode penebaran penebaran benih dengan menggunakan drone itu dapat mempercepat memenuhi potensi lahan sawah di Sumsel,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan jika lahan rawa yang ada disana nantinya akan menjadi lahan sawah selebar 100 ribu hektare.

“Tempat tadi menurut gubernur adalah tempat buaya atau daerah rawa, tapi sekarang ini akan jadi lahan sawah 100 ribu hektare,” ungkapnya.

Menurutnya, produksi padi di Sumsel itu diperkirakan naik hingga 25 persen dari tahun 2024 itu mencapai 2,9 juta ton gabah kering panen (GKP).

“Tadi dilaporkan produksi padi di Sumsel itu akan naik sekitar 25 persen,” ucap dia. (Tia)

Berita Terkait

Bersihkan Lahan Samping Rumah, Pensiunan Kaget Temukan Granat Nanas Berkarat
Astra Motor Sumsel Ajak Komunitas Honda Rayakan Kemerdekaan Lewat Convoy Merdeka
Lima Jabatan Strategis Kejati Sumsel Berganti, Ini Daftar Pejabat Barunya
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Bernuansa Merah Putih
Nenek 62 Tahun Jadi Korban KDRT, Suami Ancam Pakai Senjata Tajam
Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Ratu Dewa Siap Selaraskan Program Pemerintah Ke Daerah 
COD Senpi Rakitan Berujung Penangkapan, Pria Asal OKI Diciduk Polisi
Kajati Sumsel Perkuat Sinergi, Silaturahmi ke DPRD, Griya Agung dan Pengadilan Tinggi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Bersihkan Lahan Samping Rumah, Pensiunan Kaget Temukan Granat Nanas Berkarat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Astra Motor Sumsel Ajak Komunitas Honda Rayakan Kemerdekaan Lewat Convoy Merdeka

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Lima Jabatan Strategis Kejati Sumsel Berganti, Ini Daftar Pejabat Barunya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Bernuansa Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Nenek 62 Tahun Jadi Korban KDRT, Suami Ancam Pakai Senjata Tajam

Berita Terbaru

Sumsel

Dalam Kehidupanku Pancasila sebagai Mahasiswa

Minggu, 16 Agu 2026 - 22:13 WIB

Sumsel

Menghidupkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya

Minggu, 16 Agu 2026 - 22:02 WIB