PPKM Level 3 Periode Nataru Dibatalkan, Alpian: Momen Pemulihan Wisata Pagar Alam

- Redaksi

Rabu, 8 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni. (Photo: Delta Handoko)

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemerintah pusat secara resmi telah membatalkan rencana penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh daerah di Indonesia, pada periode hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Sebelumnya, rencana penerapan PPKM level 3 dilakukan sebagai antisipasi serangan virus corona (COVID-19) gelombang ketiga. Namun kini pemerintah telah membatalkan rencana itu karena Indonesia dinilai sudah lebih siap menghadapi musim libur akhir tahun.

Menyikapi hal ini, Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni mengatakan, sebagai  salah satu destinasi wisata, jelas Pagar Alam merasa diuntungkan dan menyambut baik pembatalan tersebut.

“Ini berita yang baik. Karena hal ini akan menjadi awal yang baik dan moment pemulihan pariwisata Pagar Alam,” ungkap Walikota, Rabu (8/12/2021).

Pasalnya, kata Alpian, sejak pandemi COVID-19, selain perekonomian, sektor pariwisata juga mengalami dampak yang cukup signifikan. Meskipun tidak diberlakukan penutupan, namun dengan sendirinya menutup diri sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Namun seiring dengan penerapan new normal atau adaptasi kebiasaan baru, perlahan wisata Pagar Alam mulai bangkit, dengan kembali dibukanya obejek wisata serta pelaku usaha seperti penginapan,Hotel dan Villa serta lainnya.

Tetapi baru beberapa bulan diterapkan, muncul gelombang kedua, sehingga mau tidak mau tahun 2020 pemerintah memberlakukan penyekatan untuk tidak merayakan Nataru diluar rumah.

“Nah, kita berharap ditahun ini, akan semakin banyak wisatawan yang datang ke Kota Pagar Alam, dengan catatan tetap dengan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat,” ujarnya.

Apalagi, dengan sudah semakin meningkatnya capaian vaksinasi di Pagar Alam yang saat ini sudah 64 persen, diharapkan menjadi benteng serta herd immunity bagi masyarakat Kota Pagar Alam.

Sementara Andika, Salah satu pengelola Hotel dan Villa Gunung Gare mengungkapkan, dengan dibatalkanya PPKM Level 3 ini merupakan angin segar bagi dirinya selaku pelaku usaha.

“Karena seiring dengan kebijakan tersebut satu persatu tamu pun mulai berangsur melakukan pemesanan kamar,kita berharap tahun ini Pagar Alam akan kembali ramai seperti sebelum-sebelumnya,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Pagar Alam Kembali Raih WTP, Walikota Ludi Sampaikan LPP APBD 2025 ke DPRD
Pagar Alam Kirim Tim U-15 ke Piala Soeratin, Misi Bawa Nama Kota ke Jakabaring
Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum
Gratis! Dinkes Pagar Alam Tebar 7 Layanan Kesehatan Di Momen HUT Ke-25
Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam
Sehari Sepulang dari Tanah Suci, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah Langsung Pimpin Upacara HUT ke-25 
HUT ke-25 Pagar Alam,UPT RSD Besemah Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Besemah Expo
Tangis Haru Pecah Di Gunung Gare! Walikota Ludi Oliansyah Bersama 208 Jamaah Haji Pagar Alam Pulang Dengan Selamat

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:51 WIB

Pagar Alam Kembali Raih WTP, Walikota Ludi Sampaikan LPP APBD 2025 ke DPRD

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:45 WIB

Pagar Alam Kirim Tim U-15 ke Piala Soeratin, Misi Bawa Nama Kota ke Jakabaring

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:59 WIB

Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:39 WIB

Gratis! Dinkes Pagar Alam Tebar 7 Layanan Kesehatan Di Momen HUT Ke-25

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:37 WIB

Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam

Berita Terbaru