Potensi Banjir di Musim Hujan, Pemerintah Daerah Diminta Optimalkan Fungsi Drainase

- Redaksi

Selasa, 14 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di kawasan Tanjung Barangan saat turun hujan di Palembang pada Senin (13/9/2021). (Photo: Reza Mardiansyah)

Banjir di kawasan Tanjung Barangan saat turun hujan di Palembang pada Senin (13/9/2021). (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Meningkatnya intensitas hujan yang diperkirakan sudah mulai terjadi dan diprediksi hingga akhir tahun ini, menjadi peringatan Pemerintah Daerah untuk segera mengoptimalkan fungsi drainase.

Hal ini dikatakan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Iriansyah, Selasa (14/9/2021). Dia mengingatkan Pemerintah Daerah khususnya Pemerintah Kota Palembang agar ketika curah hujan tinggi bencana banjir bisa dihindari.

“Banjir terjadi hampir di setiap daerah. Untuk itu mulailah dengan mengoptimalkan drainase dan resapan,” kata Iriansyah, saat dihubungi.

Selain mengoptimalkan drainase dan daerah resapan, kata Iriansyah, pemerintah daerah juga harus memperkokoh dinding tanggul penahan luapan air sungai. “Bila perlu dibangun infrastruktur baru untuk mencegah terjadinya banjir,” jelasnya.

Ia menilai, jangan sampai ketika curah hujan tinggi dan menyebabkan banjir sampai menimbulkan korban apalagi sampai ada korban jiwa dari bencana banjir ini.

“Kota Palembang menjadi salah satu daerah yang di rekomendasikan untuk melakukan pengoptimalan fungsi drainase dan penataan daerah resapan air. Sebab evaluasi dengan pemerintah setempat, drainase yang ada salurannya kecil dan sempit sehingga tidak mampu menampung debit air lalu meluap kepermukaan dengan ketinggian rata-rata 1-1,5 meter,” terangnya.

Tapi Iriansyah tak hanya menfokuskan untuk Kota Palembang, ia juga menghimbau Kabupaten Kota lainya ikut melakukan pengoptimalan Drainase terutama untuk daerah dengan tingkat bencana yang sama.

“Bencana itu menjadi urusan bersama, jadi kita harus atasi bersama, bukan hanya pemerintah, masyarakat juga harus berperan agar bisa menghindari bencana,” katanya. (ANA)

Berita Terkait

Diri Saya dan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Modus Petugas Lapas Palsu di OKU Timur, Sepeda Motor Petani Raib di Halaman Markas Polisi
Pancasila sebagai Pedoman dalam Kehidupan Sehari-hari Mahasiswa D3 Gizi
Menjadi Pribadi Berkarakter Melalui Nilai-Nilai Pancasila
Dari Hal Kecil dalam Kehidupan Sehari-hari
Essay Implementasi Pancasila pada Kehidupan Sehari-hari 
Pengamalan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Bukan Cuma Hafalan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Diri Saya dan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:11 WIB

Modus Petugas Lapas Palsu di OKU Timur, Sepeda Motor Petani Raib di Halaman Markas Polisi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:06 WIB

Pancasila sebagai Pedoman dalam Kehidupan Sehari-hari Mahasiswa D3 Gizi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:59 WIB

Menjadi Pribadi Berkarakter Melalui Nilai-Nilai Pancasila

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:55 WIB

Dari Hal Kecil dalam Kehidupan Sehari-hari

Berita Terbaru

Sumsel

Diri Saya dan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Jumat, 21 Agu 2026 - 05:38 WIB

Sumsel

Menjadi Pribadi Berkarakter Melalui Nilai-Nilai Pancasila

Jumat, 21 Agu 2026 - 01:59 WIB

Sumsel

Dari Hal Kecil dalam Kehidupan Sehari-hari

Jumat, 21 Agu 2026 - 01:55 WIB