Poltekpar Palembang Perkuat Peran sebagai Pencetak SDM Pariwisata Siap Kerja dan Wirausaha

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang kembali meluluskan 255 mahasiswa dalam upacara Wisuda Tahun Akademik 2024/2025 yang digelar secara khidmat di Palembang, Rabu (15/10/2025).

Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang kembali meluluskan 255 mahasiswa dalam upacara Wisuda Tahun Akademik 2024/2025 yang digelar secara khidmat di Palembang, Rabu (15/10/2025).

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Di tengah tantangan industri pariwisata global yang terus berubah, Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang menegaskan posisinya sebagai lembaga vokasi yang berorientasi pada dunia kerja dan kewirausahaan. Melalui pendekatan kurikulum terapan dan pelatihan intensif, kampus ini terus melahirkan lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Direktur Poltekpar Palembang, Dr. Iwan Riady, menegaskan bahwa kampus di bawah naungan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) ini mengusung visi menjadi institusi pendidikan tinggi kepariwisataan berstandar internasional, namun tetap berkepribadian Indonesia. “Kami ingin mencetak tenaga profesional pariwisata yang tidak hanya bisa bekerja di industri, tapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja,” ujarnya.

Model pendidikan yang diterapkan Poltekpar Palembang menitikberatkan pada 70 persen pembelajaran berbasis praktik industri. Para mahasiswa dibekali keterampilan operasional perhotelan, tata boga, perjalanan wisata, serta manajemen destinasi. Pendekatan ini menjadikan lulusan tidak sekadar berteori, tetapi juga memiliki kemampuan nyata di lapangan.

Selain kompetensi teknis, Poltekpar Palembang juga mengembangkan kurikulum kewirausahaan yang mendorong mahasiswa menciptakan inovasi dan peluang bisnis baru di sektor pariwisata. “Kewirausahaan adalah bagian penting dari DNA Poltekpar. Kami ingin lulusan mampu berdikari dan memanfaatkan potensi wisata lokal menjadi sumber ekonomi,” tambah Iwan.

Hasilnya terlihat dari tracer study 2024, yang menunjukkan rata-rata waktu tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan hanya sekitar 3,4 bulan. Mayoritas alumni terserap di industri dalam waktu kurang dari enam bulan setelah wisuda. Beberapa bahkan langsung mendirikan usaha mandiri di bidang kuliner, perjalanan wisata, dan pemasaran digital destinasi.

Banyak alumni Poltekpar Palembang kini berkarier di jaringan hotel internasional, kapal pesiar, dan maskapai penerbangan. Tak sedikit pula yang bekerja di luar negeri sebagai tenaga profesional pariwisata. Fenomena ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi pariwisata di Palembang telah diakui di pasar global.

Dalam kesempatan wisuda tahun akademik 2024/2025 yang diikuti 255 mahasiswa, Poltekpar Palembang kembali menegaskan komitmennya terhadap mutu dan relevansi pendidikan. Upacara yang digelar pada Rabu (15/10/2025) itu bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri.

Sekretaris Kemenpar, Bayu Aji, dalam sambutannya menilai peran Poltekpar Palembang sangat strategis dalam menyediakan sumber daya manusia pariwisata yang profesional, adaptif, dan berdaya saing global. “Lulusan Poltekpar harus menjadi agen perubahan mereka tidak hanya bekerja di industri, tapi ikut menggerakkan pariwisata Indonesia yang berkelanjutan,” tegasnya.

Menteri Pariwisata Widianti Putri Wardana, saat menghadiri wisuda Poltekpar Palembang tahun akademik 2024/2025

Menutup acara wisuda, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan pesan dan harapannya kepada para lulusan Poltekpar Palembang serta generasi muda pariwisata Indonesia. Ia menekankan pentingnya membangun karakter dan profesionalisme dalam menghadapi tantangan industri pariwisata modern.

“Para lulusan Poltekpar Palembang diharapkan menjadi insan pariwisata yang profesional, kompeten, mandiri, dan adaptif terhadap dinamika industri. Mereka harus menjadi garda terdepan untuk melakukan perubahan dalam mengembangkan pariwisata Indonesia yang berkualitas, inklusif, adaptif, inovatif, terencana, terpadu, dan berkelanjutan,” pesan Menparekraf.

Dengan kombinasi ilmu terapan, kemampuan manajerial, serta kecakapan digital, para lulusan Poltekpar diyakini akan terus menjadi SDM pariwisata andalan Indonesia di kancah global, sekaligus menjadi motor penggerak kemajuan pariwisata daerah dan nasional.

Berita Terkait

Konsisten Dampingi Korban Perempuan dan Anak, Wadir LBH Bima Sakti Raih Penghargaan dari Pemkot Palembang
Pasca Rotasi Jabatan, Tiga TP PKK Kecamatan di Pagar Alam Turut Alami Pergantian
Desa Wisata Gunung Dempo Ditutup, Alfrenzi Minta Pemkot dan PTPN Cari Solusi Bersama
OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN
Tim PUPR Kota Palembang Sidak Lokasi Diduga Penggunaan Fasilitas Umum
InkuBI Sultan Muda 2026: Kolaborasi Strategis Dorong UMKM Sumsel Go Digital
OJK Dorong Inklusi Keuangan Lewat Pelepasan Ekspor Turunan Kelapa dan Lada Hitam Sumsel
Telkomsel Buka Peluang Kolaborasi UMKM lewat Ekosistem Telkomsel Poin

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:15 WIB

Konsisten Dampingi Korban Perempuan dan Anak, Wadir LBH Bima Sakti Raih Penghargaan dari Pemkot Palembang

Kamis, 30 April 2026 - 14:34 WIB

Pasca Rotasi Jabatan, Tiga TP PKK Kecamatan di Pagar Alam Turut Alami Pergantian

Kamis, 30 April 2026 - 13:26 WIB

Desa Wisata Gunung Dempo Ditutup, Alfrenzi Minta Pemkot dan PTPN Cari Solusi Bersama

Rabu, 29 April 2026 - 21:22 WIB

OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN

Rabu, 29 April 2026 - 16:25 WIB

Tim PUPR Kota Palembang Sidak Lokasi Diduga Penggunaan Fasilitas Umum

Berita Terbaru