Polda Sumsel Tambah 126 Personel Atasi Karhutla di OI dan OKI

- Redaksi

Selasa, 19 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menambahkan 126 personel untuk bertugas mengatasi permasalahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir.

Sebelumnya, Polda Sumsel sudah menerjunkan sebanyak 352 orang personel untuk mengatasi permasalahan Karhutla.

“Kami berikan tambahan tenaga bagi personel yang sebelumnya kami berangkatkan sebanyak 325 orang untuk mengatasi permasalahan Karhutla,” ujar Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M Zulkarnain, Selasa (19/9/2023).

Zulkarnain menjelaskan, bahwa ratusan personil tersebut akan beroperasi selama sepekan ke depan.

“Kami juga melihat situasi, jika memungkinkan dalam waktu sepekan Karhutla bisa teratasi. Namun, apabila situasi di lapangan tidak memungkinkan, maka personel akan kembali ditambah,” jelas Zulkarnain.

“Kami juga membekali personel dengan alat yang memadai, mulai dari mobil AWC, serta beberapa unit mobil pemadam kebakaran, pompa air, hingga tangki air,” sambung Zulkarnain.

Selain mengatasi permasalahan Karhutla, sejumlah personel yang diturunkan di dua Kabupaten itu juga bertujuan untuk membantu masyarakat melakukan pencegahan penanggulangan karhutla, baik lahan pertanian atau perkebunan di sekitar kawasan desa serta pemukiman masyarakat.

“Kami berharap para personel terus menjaga kondisi kesehatan sehingga mampu bekerja maksimal dan karhutla bisa segera teratasi, dan kabut asap dapat segera hilang,” tutur Zulkarnain.

Terakhir, Zulkarnain berharap karhutla ini harus di akhiri agar kabut asap yang terjadi akibat karhutla bisa hilang dan potensi penyakit pernapasan yang di timbulkan akibat kabut asap tidak ada lagi.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi menambahkan, operasional kendaraan hanya di sekitar jalan tol atau lokasi lain yang memungkinkan dilewati mobil damkar.

“Jangan paksakan untuk masuk ke lahan gambut, karena kondisi lahan tersebut merupakan kawasan yang labil,” kata Supriadi.

Supriadi meminta kepada personel agar meningkatkan komunikasi dan kerjasama dengan instansi terkait guna memudahkan dalam penanggulangan Karhutla.

Kemudian laporkan setiap hasil pelaksanaan tugas melalui aplikasi Stop Karhutla Polda Sumsel. “Dan tindak tegas jika ditemukan para pelaku pembakaran hutan dan lahan,” tegas Supriadi. (ANA)

Berita Terkait

Gelar “Minggu Kasih” di Gereja Hati Kudus, Kapolsek Buay Madang Timur Sosialisasikan Wilayah 3 Zero dan Tanggap Darurat Aduan
Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Sosialisasi “Stop Karhutla” kepada Petani
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Kejari Muba Tolak Penangguhan Tersangka TG Dalam Perkara Korupsi Aset Pemkab Muba.
Polda Sumsel Selamatkan 370 Ribu Jiwa, Jaringan Narkoba Dibongkar dalam 71 Kasus
UMP Gelar Seminar Nasional Menuju Pemilu 2029 
Razia Dua Tempat Hiburan Malam, Polisi Amankan 17 Orang dan Enam Butir Ekstasi
15 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Muba Dilantik

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:23 WIB

Gelar “Minggu Kasih” di Gereja Hati Kudus, Kapolsek Buay Madang Timur Sosialisasikan Wilayah 3 Zero dan Tanggap Darurat Aduan

Minggu, 1 November 2026 - 19:19 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Sosialisasi “Stop Karhutla” kepada Petani

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Minggu, 1 November 2026 - 16:17 WIB

Kejari Muba Tolak Penangguhan Tersangka TG Dalam Perkara Korupsi Aset Pemkab Muba.

Minggu, 1 November 2026 - 16:02 WIB

Polda Sumsel Selamatkan 370 Ribu Jiwa, Jaringan Narkoba Dibongkar dalam 71 Kasus

Berita Terbaru