PKK Sumsel dan BSB Kembangkan Kampung Pempek Kreatif  Tanggo Rajo Cindo

- Redaksi

Jumat, 9 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK,Palembang– Penggemar kuliner khas Palembang mungkin tak asing lagi dengan pempek. Hampir di setiap sudut kota Palembang dengan mudah dijumpai warung pempek ataupun restoran pempek.

Kini bagi penggemar kuliner pempek sekaligus pecinta jalan-jalan, selain bisa menikmati pempek juga dapat berwisata di sentra kawasan kuliner Kampung Pempek Tanggo Rajo di wilayah kelurahan 7 Ulu.

Kampung ini dikembangkan menjadi destinasi wisata baru kampung kreatif oleh PKK Sumsel bersama Bank Sumsel Babel (BSB).

Ketua TP PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia HD mengatakan, kampung ini berlokasi di tepian sungai Musi yang dapat menjadi tujuan alternatif dan referensi untuk bertamasya sekaligus  kulineran.

“Pempek sudah menjadi ikon Palembang. Kuliner ini tak hanya sekedar kudapan (makanan selingan) saja. Namun nyaris dikonsumsi saban hari oleh masyarakat. Kita ingin mengenalkan pempek di kancah dunia. Makan pempek di sentra produksinya, di kampung pempek ini,” ungkapnya  saat pencanangan pengembangan sentra kawasan kuliner di kampung pempek Tanggo Rajo, Jumat (9/04/21) pagi.

Pengembangan potensi wisata ini diungkapkan Feby harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Menurutnya hal utama dan penting adalah menjaga kebersihan lingkungan. Terlebih lagi hal ini berkaitan dengan proses produksi pempek.

“Walaupun kampung pempek ini berada di pinggiran sungai Musi, tetap utamakan kebersihan. Mulailah dari tempat tinggal kita. Usahakan ada tempat pembuangan sampah,” imbuhnya.

Lanjut dia, jika kebersihan terwujud maka akan muncul rasa nyaman dari wisatawan yang berkunjung ke kampung pempek. Hal berikutnya adalah keindahan dan keamanan. Apabila ketiga hal itu terpenuhi bukan tak mungkin wisata kampung kreatif ini bisa memberikan dampak ekonomi bagi warga.

“Keindahan harus terwujud. Selain itu juga keamanan. Ini penting agar mereka yang berkunjung ke sini tidak diliputi rasa kuatir. Wisatawan bisa menyaksikan bagaimana pempek diproduksi sembari menikmati pemandangan sungai Musi,” paparnya.

Sementara Dirut BSB Achmad Syamsudin mengatakan pihaknya akan terus bersinergi bersama pemerintah provinsi/kabupaten/kota untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan.

Salahsatunya diwujudkan dengan menggarap pengembangan sentra kawasan kuliner pempek Tanggo Rajo.

“Kampung ini dikembangkan jadi industri kreatif. Kami membantu m pengembangannya melalui unit syariah terkait KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang ringan, yaitu sistem bagi hasil,”  jelasnya.

Membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dengan potensi yang ada di wilayah masing-masing, lanjut Achmad terus dilakukan pihaknya. Tak hanya dalam bentuk pendanaan saja, tetapi bagaimana mengajak masyarakat di kampung pempek untuk mengubah pola hidup menjadi lebih bersih dan mengelola sampah.

“Kami pun berupaya untuk membantu memberikan sertifikasi halal bagi pedagang. Untuk mendapatkan sertifikasi halal harus dimulai dari proses produksinya pun dengan kebersihan lingkungan”, katanya.

Minah, ibu rumah tangga yang telah puluhan tahun menekuni usaha pempek mengaku terharu atas bantuan yang diberikan untuk membantu kemajuan usahanya.

“Terima kasih bantuannya. Mudah-mudahan usaha kami bisa tetap bertahan dan makin berkembang”, tuturnya.

Kampung Tanggo Rajo sejak dulu terkenal dengan pempek rantangan. Dalam rentang waktu 30 tahun dari 3 generasi turun temurun membuat pempek sehingga menjadi warisan budaya.(Rill)

Berita Terkait

Hari Santri 2026! Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!
Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS
Wujudkan Zona Zero Begal, Timsus Macan Putih Polsek BMT Gelar Razia dan Patroli Hunting Malam
Tekan Pengangguran, Polsek Buay Madang Timur Latih Warga Bersihkan Sarang Burung Walet
Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga
Didi Yanto Serahkan Berkas, Jadi Pendaftar Pertama Calon Ketua PSSI Sumsel
Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi
Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Hari Santri 2026! Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Wujudkan Zona Zero Begal, Timsus Macan Putih Polsek BMT Gelar Razia dan Patroli Hunting Malam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Didi Yanto Serahkan Berkas, Jadi Pendaftar Pertama Calon Ketua PSSI Sumsel

Berita Terbaru

Foto suasana saat santri memperingati hari Santri Nasional di ponpes An-nur di Desa Tebing kec.Lempuing. kabupaten OKI

Ogan Komering Ilir

Hari Santri 2026! Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:08 WIB