Pj Bupati Banyuasin Salurkan CPP Tahun 2024 di Kecamatan Rantau Bayur

- Redaksi

Kamis, 1 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Dalam rangka meringankan beban masyarakat, Pj Bupati Banyuasin H Hani Syopiar Rustam menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahun 2024 kepada masyarakat. Penyerahan bantuan CPP tersebut dilaksanakan di Kantor Camat Rantau Bayur, Kamis (1/2).

Penyerahan bantuan CPP dihadiri oleh Asisten l, Para Kepala OPD, Direktur BUMD SEI Sembilang, Kepala Kantor Pos Cabang Pangkalan Balai, Camat Rantau Bayur, Para Kepala Desa, dan Penerima Bantuan CPP.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Banyuasin Hani Syopiar Rustam menyampaikan bahwa bantuan CPP ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sesuai dengan Undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan dan peraturan Presiden nomor 125 tahun 2022 tentang penyelenggaran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Penyaluran CPP dilaksanakan untuk menanggulangi kekurangan, kerawanan pangan, gejolak harga pangan, keadaan darurat seperti bencana alam.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Badan Pangan Nasional (BAPANAS) tentang penyaluran CPP untuk bantuan pangan beras, melalui Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel dan Bangka Belitung menyalurkan CPP untuk bantuan pangan beras tahap l alokasi bulan Januari, Februari, Maret Tahun 2024,” ujar Hani.

Penyaluran ini dilakukan oleh PT Pos Indonesia yang masing-masing keluarga penerima manfaat akan mendapat beras sebanyak 10 kg, di Kabupaten Banyuasin telah disalurkan CPP berupa bantuan beras untuk 58.731 KPM di 21 Kecamatan. Sedangkan untuk Kecamatan Rantau Bayur mendapatkan bantuan pangan sebanyak 4.729 KPM yang tersebar dari 21 Desa,”timpal dia.

Pj Bupati Hani Syopiar Rustam juga menambahkan, pada saat ini terjadi kenaikan harga beras yang cukup tinggi baik ditingkat produsen dan konsumen. Telah terjadi lonjakan harga beras yang cukup tinggi dari berbagai kualitas beras baik beras asalan, beras medium, maupun beras premium.

Pada saat inflasi terjadi akan sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat miskin ekstrim dan memicu kenaikan angka stunting disuatu wilayah umumnya dan khususnya di Kabupaten Banyuasin.

Melalui kesempatan ini ia juga mengucapkan terima kasih kepada stakeholder yang terlibat dalam kegiatan penyaluran CPP ini, harapan nantinya diperoleh kesamaan langkah strategis yang dilakukan sehingga penanganan angka kemiskinan ekstrim dan penanganan angka stunting di Kabupaten Banyuasin dapat tercapai.

“Serta memenuhi target yang ditetapkan. Penyaluran CPP ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran penerima bantuan pangan sekaligus sebagai upaya dalam mengetaskan kemiskinan,” pungkas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Banyuasin Masita Liana, SP menjelaskan dasar pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan Surat Kepala Badan Pangan Nasional nomor 450/TS.03.03/K/12/2023 tanggal 29 Desember 2023 tentang Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk bantuan pangan tahun 2024.

Kata Masita Liana, bahwa pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi manusia yang harus dipenuhi karena merupakan sumber energi untuk mempertahankan hidup.

“Langkah ini sebagai salah satu upaya Pemerintah untuk menekan angka kemiskinan dan penanganan stunting. Diharapkan bantuan ini dapat tersalurkan dengan baik kepada KPM di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuasin,” pungkas dia.

Pada kesempatan yang sama, Pj Bupati Banyuasin Hani Syopiar Rustam didampingi Kepala Dukcapil menyerahkan KTP Pemula bagi pelajar yang telah berusia 17 tahun serta penyerahan KK yang rusak akibat dilanda banjir. (Adm)

Berita Terkait

188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI
BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa
Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi
Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta
Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026
Pidsus Kejari Banyuasin Tahan Kades Aktif Dua Periode Sebokor, Diduga Korupsi Dana Desa Rp418 Juta
Warga Kenten Laut Somasi PERUMDA PDAM Tirta Betuah Banyuasin: 10 Tahun Air Mengalir Tanpa Kepastian
Kisah “Kebucinan” di Balik Gurihnya Pempek Abin Anisa, Lewat Marketplace Dilirik Hingga Mancanegara
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:01 WIB

188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:44 WIB

BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:01 WIB

Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi

Kamis, 16 April 2026 - 20:46 WIB

Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:40 WIB

Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026

Berita Terbaru