PGN Teken MoU Pasokan LNG dari KMJ

- Redaksi

Rabu, 24 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – PT PGN Tbk (“PGN”) selaku Subholding Gas Pertamina menandatangani komitmen Nota Kesepahaman (“MOU”) pasok Liquefied Natural Gas (“LNG”) dari dalam negeri. Adapun komitmen tersebut diperoleh dari PT Karya Mineral Jaya (“KMJ”) dengan sumber produksinya berasal dari Proyek LNG Bunyu yang berada di WK Nunukan.

MOU ditandatangani Selasa (23/01/2024) di Kantor Pusat PGN yang dilakukan oleh Rosa Permata Sari selaku Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN dan Iriawan Yuliato selaku President Director KMJ.

Ditahun mendatang PGN memperkirakan volume LNG akan semakin besar dalam bauran pasokan gas. Hal ini seiring dengan dinamika volume pasok gas pipa yang mengalami natural decline dari beberapa produsen.

Produksi LNG KMJ diperkirakan akan mengalir mulai 2028 dengan rencana kapasitas sebesar ±60 MMSCFD. Dalam hal ini, PGN merupakan salah satu pembeli potensial yang berminat membeli volume produksi plant tersebut.

PGN dan KMJ juga sepakat untuk melihat peluang kerjasama lain dalam hal partisipasi penyertaan pembangunan proyek infrastruktur LNG. Hal ini mengingat selain kebutuhan namun juga pengalaman PGN yang luas di industri gas bumi akan memberikan dampak yang positif dalam implementasi proyek tersebut.

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Rosa Pertama Sari mengungkapkan bahwa PGN membutuhkan pasokan gas bumi yang handal dari para pemasok gas bumi hulu di Indonesia untuk disalurkan melalui jaringan pipa gas transmisi dan distribusi PGN. Proyeksi gas balance domestik Indonesia terbaru menunjukkan penurunan produksi gas bumi sejak tahun 2024. Kondisi tersebut membuat PGN membutuhkan pasokan LNG domestik, salah satunya dari WK Nunukan melalui Proyek LNG Bunyu.

Pasokan LNG domestik ini direncanakan dikirimkan ke wilayah penjualan Subholding gas yang telah memiliki infrastruktur penerima LNG yang tersebar di beberapa lokasi seperti Terminal LNG Arun, Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat dan FSRU Lampung.

“Subholding Gas menyambut baik potensi kerja sama penyediaan pasokan dan pengembangan infrastruktur pengolahan gas menjadi LNG. Harapannya dengan adanya kerja sama dengan KMJ dapat meningkatkan kehandalan pelayanan Subholding Gas kepada pelanggan PGN dan memberikan manfaat positif kepada kedua belah pihak,” ujar Rosa, (24/1/24)

“Alokasi yang kami dapatkan adalah alokasi dari Wilayah Kerja untuk kami kembangkan dan olah menjadi LNG. Kami juga sangat menyambut baik tawaran kerja sama pengembangan infrastruktur, karena ini sangat penting untuk kami untuk mengelola aset yang ada di sana. Mudah-mudahan kerjasama ini semakin menguat supaya pada saatnya nanti dapat menandatangani PJB LNG,” ujar President Director KMJ Iriawan Yulianto.

Menurut Rosa, kerja sama berpeluang dilanjutkan dalam hal penguasaan teknologi dan pembangunan infrastruktur gas bersama KMJ. Mengingat PGN sudah berada dalam ekosistem bisnis gas bumi, sehingga dapat lebih mudah untuk dikomunikasikan. PGN dapat mendukung kebutuhan KMJ untuk tumbuh bersama di dalam ekosistem ini.

PGN selaku Subholding Gas senantiasa berkomitmen untuk selalu menjaga kehandalan pasokan gas kepada pelanggan melalui pasokan dari gas bumi maupun LNG. Konsistensi juga dilakukan dalam melakukan pengembangan infrastruktur gas termasuk LNG agar dapat mendukung bisnis PGN kedepannya.

Berita Terkait

Perluas Akses Pasar, Rumah BUMN Pertamina Hadirkan 13 UMKM di Jambore Provinsi Sulawesi Tengah
Pertamina Patra Niaga Pikat Hati Pengunjung Indonesia Fashion Week 2026 Dengan Produk UMKM Binaan
Pertamina Patra Niaga Hadirkan Ruang Tumbuh dan Pendidikan Berkualitas bagi Generasi Masa Depan
Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026
Dari MWC Shanghai untuk Industri Indonesia, Telkomsel Gandeng China Telecom, Jajaki Solusi Digital Terintegrasi Berbasis 5G, AI, IoT, dan ICT
Bekali UMKM dengan Sertifikasi Halal, Pertamina Bantu Perluas Peluang Pasar
Pertamina Patra Niaga Bawa 11 UMKM Binaan Tampil di Indonesia Fashion Week 2026, Dukung UMKM Naik Kelas
Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double Digit, Percepat Transformasi Berbasis AI
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Perluas Akses Pasar, Rumah BUMN Pertamina Hadirkan 13 UMKM di Jambore Provinsi Sulawesi Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Pertamina Patra Niaga Pikat Hati Pengunjung Indonesia Fashion Week 2026 Dengan Produk UMKM Binaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Ruang Tumbuh dan Pendidikan Berkualitas bagi Generasi Masa Depan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 00:44 WIB

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:19 WIB

Dari MWC Shanghai untuk Industri Indonesia, Telkomsel Gandeng China Telecom, Jajaki Solusi Digital Terintegrasi Berbasis 5G, AI, IoT, dan ICT

Berita Terbaru

TKP

Kota Palembang

Ruko Dua Lantai Penjual Pakan Ternak Dilalap Jago Merah

Minggu, 2 Agu 2026 - 22:41 WIB