Pertamina: Solar Bersubsidi Tidak Dikurangi, tapi Penggunanya Ada Mobil Mewah

- Redaksi

Jumat, 25 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo

Logo

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Beberapa hari terakhir antrean pembelian solar subsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memanjang, dan mengganggu pengguna jalan termasuk di kota Palembang. Namun ternyata menurut Pertamina, penggunaan solar tidak dikurangi, melainkan meminta kendaraan mobil mewah tidak lagi pakai BBM bersubsidi.

Menanggapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial dan Trading PT Pertamina (Persero), meminta pengguna mobil mewah dan pelaku industri, untuk tidak mengisi bahan bakar minyak (BBM) solar subsidi.

Menurut Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, Jumat (25/3/2022) dalam keterangan rilisnya, persoalan antrean solar subsidi di SPBU, bukan karena pertamina mengurangi ketersediaan. Tetapi banyak penggunanya merupakan pihak yang tidak tepat.

Sebab sudah tertulis dalam aturan bahwa pengguna solar subsidi hanya diperuntukan bagi sektor transportasi kendaraan bermotor pelat hitam untuk pengangkut orang atau barang. Lalu, kendaraan bermotor pelat kuning. Kecuali mobil pengangkut hasil tambang dan perkebunan dengan roda lebih dari 6.

“Kemudian kendaraan layanan umum lain misalnya ambulance, pemadam kebakaran, pengangkut sampah, kapal angkutan umum berbendera Indonesia, kapal perintis, serta kereta api penumpang umum dan barang,” jelasnya, Jum’at (25/3/2022).

Namun kenyataannya, fakta di lapangan, masih banyak masyarakat yang merupakan pelaku industri dan dominan mobil mewah menggunakan solar subsisidi. Padahal mereka sebenarnya dianggap mampu untuk membeli BBM diesel non subsidi.

“Maka itu kami minta pemilik dan pengguna mobil mewah ini menggunakan BBM diesel non subsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex. Sehingga solar subsidi bisa digunakan oleh yang lebih berhak dan membutuhkan,” kata dia.

Irto berjanji persoalan antre solar subisidi dan aturan penggunaan BBM subsidi hanya diperuntukkan bagi pengendara yang berhak akan disosialisasikan agar kebutuhan BBM subsidi tercukupi dan tidak menimbulkan antrean panjang.

“Untuk memastikan agar pengguna yang berhak atas solar subsidi bisa dipahami masyarakat Pertamina bersama stakeholder dan Pemerintah melalui BPH Migas akan terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi mengenai regulasi yang dibuat,” timpalnya. (Uci)

Berita Terkait

Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
Muhammad Suryadi Resmi Pimpin Bank Sumsel Babel, Siap Perkuat Kepercayaan dan Transformasi Digital
Muhamad Suryadi Resmi Jadi Dirut BSB, Siap Percepat Transformasi dan Ekspansi Bisnis
Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026
Honda Victory Meriahkan Perusahaan dan Instansi di Palembag
Rayakan Hari Kartini dengan “Kartini Treat” di THE 1O1 Palembang Rajawali
BRI Salurkan 25 Unit Mesin Pipil Jagung untuk Gapoktan di Sumatera Selatan
BRI Region 4 Palembang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Nasabah dan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:45 WIB

Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:16 WIB

Muhammad Suryadi Resmi Pimpin Bank Sumsel Babel, Siap Perkuat Kepercayaan dan Transformasi Digital

Senin, 8 Juni 2026 - 19:14 WIB

Muhamad Suryadi Resmi Jadi Dirut BSB, Siap Percepat Transformasi dan Ekspansi Bisnis

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:46 WIB

Honda Victory Meriahkan Perusahaan dan Instansi di Palembag

Berita Terbaru