Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Manfaatkan Daun Kering di Kebun Raya Tuatunu Menjadi Kompos Berkelanjutan

- Redaksi

Senin, 12 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGGKALPINANG, SUARAPUBLIK.ID –Daun berguguran yang menumpuk di kawasan Kebun Raya Tuatunu, terutama saat musim kemarau, berpotensi diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi pemeliharaan tanaman. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Integrated Terminal Pangkal Balam menghadirkan sarana pengomposan dan pelatihan pengolahan daun kering pada Selasa (6/10).

 

Pelatihan bertema “Strategi Pemanfaatan Daun Berguguran di Musim Kemarau Menjadi Kompos Berkelanjutan” ini diikuti 23 peserta dari Kelompok Kebun Raya dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kegiatan menghadirkan Ketua Kelompok Sahabat Farm, Didik Sugianto, sebagai narasumber untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengelolaan sampah organik.

 

Peserta mempelajari pembuatan mikroorganisme alami sebagai pendukung proses pengomposan sekaligus mempraktikkan pengolahan daun kering menjadi kompos. Untuk mendukung penerapan hasil pelatihan, Pertamina menyediakan tiga unit bak pengomposan dengan kapasitas bahan baku sekitar 180 kilogram per siklus. Berdasarkan perhitungan kapasitas dan karakteristik bahan, pengolahan tersebut diperkirakan menghasilkan rata-rata 120 kilogram kompos matang per siklus.

 

Didik Sugianto menjelaskan bahwa daun kering yang selama ini terkumpul dapat dimanfaatkan kembali melalui proses pengomposan yang tepat.

 

“Daun kering yang biasanya hanya dikumpulkan dapat diolah menjadi kompos untuk menyuburkan tanah dan membantu pemeliharaan tanaman. Dengan pengetahuan dan sarana yang tersedia, kami berharap pengelola Kebun Raya Tuatunu dapat menerapkan pengolahan ini secara berkelanjutan,” ujar Didik.

 

Kompos yang dihasilkan nantinya dapat digunakan untuk menyuburkan tanah, mendukung pembibitan, dan memelihara tanaman di Kebun Raya Tuatunu. Dengan demikian, pengelola kawasan memiliki alternatif untuk mengolah limbah organik secara mandiri sekaligus mengurangi material yang perlu dibuang.

 

Kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengetahuan antarkelompok binaan Pertamina. Pengalaman Kelompok Sahabat Farm dalam mengelola sampah organik dibagikan kepada pengelola Kebun Raya Tuatunu agar praktik pengelolaan lingkungan yang telah diterapkan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan kawasan.

 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan pengelolaan lingkungan perlu didukung oleh pengetahuan, sarana, dan keterlibatan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

 

“Daun berguguran yang ada di sekitar kita dapat menjadi sumber daya yang bermanfaat jika dikelola dengan tepat. Melalui penyediaan sarana dan berbagi pengetahuan, kami berharap pengelola Kebun Raya Tuatunu dapat mengolah limbah organik menjadi kompos yang mendukung pemeliharaan tanaman sekaligus menjaga lingkungan,” ujar Rusminto.

 

Inisiatif TJSL ini sejalan dengan Asta Cita 8 dalam memperkuat keselarasan kehidupan dengan lingkungan dan alam. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan kembali limbah organik, serta Tujuan 15 tentang Ekosistem Daratan melalui dukungan terhadap pemeliharaan tanaman dan kelestarian lingkungan.

Editor : Jaks

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Kembangkan Budidaya dan Pelestarian Anggrek di Bangka Tengah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hidupkan Wisata Bukit Pinteir, Buka Peluang Ekonomi Warga
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Layanan Posyandu dan Edukasi Gizi, Lanjutkan Semangat Hari Anak Nasional
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Edukasi Keselamatan Penggunaan LPG bagi Warga Ring-1 di IT Pangkal Balam
Inovasi Pertamina Membangun Generasi Peduli Lingkungan melalui Edukasi Pertanian Berkelanjutan Sejak Dini kepada PAUD Girimaya Bukit Besar
Pertamina Perkuat Respon Tanggap Darurat Warga Pangkal Balam Lewat Sosialisasi Emergency Drill dan Edukasi LPG
Satu Dari Enam Tersangka Korupsi KUR BSB Minta Praperadilan 
Cegah Meluasnya Aktivitas Keuangan Ilegal, OJK Sumsel Babel Edukasi Bhayangkari dan Persit Kartika Chandra Kirana Babel

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Manfaatkan Daun Kering di Kebun Raya Tuatunu Menjadi Kompos Berkelanjutan

Senin, 28 September 2026 - 15:19 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Kembangkan Budidaya dan Pelestarian Anggrek di Bangka Tengah

Minggu, 13 September 2026 - 22:10 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hidupkan Wisata Bukit Pinteir, Buka Peluang Ekonomi Warga

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:03 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Layanan Posyandu dan Edukasi Gizi, Lanjutkan Semangat Hari Anak Nasional

Senin, 2 Februari 2026 - 18:16 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Edukasi Keselamatan Penggunaan LPG bagi Warga Ring-1 di IT Pangkal Balam

Berita Terbaru

Kota Palembang

Astra Motor Sumsel Resmikan POS GPM PALI, Perluas Akses Layanan Honda

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:21 WIB