Permintaan Kenaikan HET Gas Melon di Tolak

- Redaksi

Senin, 5 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Usulan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Sumbagsel untuk menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) gas LPG 3 kg (Gas Melon) telah ditolak oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Usulan itu, telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu dari harga awal Rp. 16.500 menjadi Rp. 18.000. Usulan itu dilakukan untuk menyesuaikan mengingat komponen yang mempengaruhi seperti transportasi, upah dan lainnya sudah naik.
Kepala Biro Perekonomian Hengky Putrawan menjelaskan jika pihaknya belum bisa menaikan HET Gas LPG 3 Kilo karena bisa berdampak pula pada kenaikan Inflasi.
“Ya memang ada permintaan kenaikan HET dari Hiswana migas,” kata Hengky, ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/2/2024).
Menurut Hengky, gas LPG ini punya kontribusi cukup besar terhadap inflasi. Lantas, Pemprov Sumsel yang saat ini gencar menjaga kestabilan Inflasi masih belum mau menaikan HET tersebut.
“Kami tidak ingin, ketika inflasi yang kita jaga ada kenaikan dan mempengaruhi ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Meski begitu, lanjut dia, Pemprov Sumsel telah membentuk tim sudah untuk melakukan kajian kenaikan usulan HET yang terdiri dari dinas perdagangan, dinas pertambangan dan ESDM, hiswana migas dan stakholder terkait. Termasuk pohak akademisi dari Unsri. “Hasilnya memang belum,” katanya.
Saat ini dilakukan distribusi tepat sasaran dimana warga yang beli harus pakai KTP. Pihaknya memastikan semua berjalan dengan baik dan stok gas LPG 3 kg ada dan aman di masyarakat
Saat ini dilakukan distribusi tepat sasaran dimana warga yang beli harus pakai KTP. Pihaknya memastikan semua berjalan dengan baik dan stok gas LPG 3 kg ada dan aman di masyarakat.
“Pemprov Sumsel fokus bahwa pasokan dan kebutuhan gas terjamin sebab , HET LPG provinsi lain seperti Bangka, Belitung, Lampung, Jambi dan Bengkulu sudah naik,” jelasnya.

Berita Terkait

Ruko Dua Lantai Penjual Pakan Ternak Dilalap Jago Merah
Bahlil Perintahkan Golkar Sumsel Bergerak hingga Desa, Target Kursi Legislatif Digenjot
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Peringati Hari Anak Nasional 2026 melalui Edukasi Perlindungan Anak dan Penguatan Posyandu
Diduga Dipicu Dendam Lama, Remaja Putri di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan
Anak Diduga Dianiaya, Ibu Tempuh Jalur Hukum dan Lapor ke Polrestabes Palembang
SIRA dan PST Siap Gelar Aksi Damai, Desak PT Bukit Asam Bertanggung Jawab atas Dugaan Pencemaran Debu Batubara di Kertapati
Pancasila sebagai Pedoman dalam Membentuk Karakter Saya
Sumsel Masuk Nominasi TPAKD Award 2026, Program 100.000 Sultan Muda Jadi Andalan Perluas Akses Keuangan

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Ruko Dua Lantai Penjual Pakan Ternak Dilalap Jago Merah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Bahlil Perintahkan Golkar Sumsel Bergerak hingga Desa, Target Kursi Legislatif Digenjot

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Peringati Hari Anak Nasional 2026 melalui Edukasi Perlindungan Anak dan Penguatan Posyandu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Diduga Dipicu Dendam Lama, Remaja Putri di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Anak Diduga Dianiaya, Ibu Tempuh Jalur Hukum dan Lapor ke Polrestabes Palembang

Berita Terbaru

TKP

Kota Palembang

Ruko Dua Lantai Penjual Pakan Ternak Dilalap Jago Merah

Minggu, 2 Agu 2026 - 22:41 WIB