Perhatian Serius Terhadap ASN, Pemkab Banyuasin Menerapkan “Talent Pool”

- Redaksi

Senin, 26 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Pemkab Banyuasin menaruh perhatian serius terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing sesuai amanat UU ASN Nomor 20 Tahun 2023. Salah satu upaya yang diterapkan untuk mewujudkan hal itu adalah dengan menerapkan “Talent Pool’ atau Manajemen Talenta.

Manajemen Talenta atau Talent Pool merupakan sebuah proses untuk mengindentifikasi para pegawai yang memiliki kapabilitas untuk menjadi future leaders (pemimpin dimasa depan). Proses identifikasi ini didasarkan pada dua elemen kunci, yakni aspek kompetensi dan aspek kinerja (perfomance).

Pj Bupati Banyuasin Hani Syopiar Rustam menjelaskan, salah satu cara yang digunakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin untuk menerapkan Manajemen Pool adalah dengan menyelenggarakan test berbasis komputer untuk menilai potensi ASN yang ada di Kabupaten Banyuasin.

“Namanya CACT atau Computer Assisted Competency Test. Hasil dari CACT dapat digunakan untuk melakukan pemetaan potensi ASN yang selanjutnya dapat menjadi dasar melakukan pengembangan kinerja dan karir ASN yang bersangkutan,” jelas dia ditemui di Ruang Rapat Guest House Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Senin (26/2).

Lebih jauh beliau menyampaikan bahwa hasil CACT ini akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam melihat posisi seorang ASN dalam jabatannya.

“Hasil testnya saat ini sedang dalam proses rekapitulasi, tentunya nanti akan dilaporkan ke saya (Bupati,red) beserta rekomendasinya” ujar Hani Syopiar.

Hani Syopiar Rustam mengatakan dengan adanya hasil test ini akan menjadi salah satu faktor dalam penunjukkan pejabat di lingkungan Pemkab Banyuasin kedepan.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banyuasin Drs Edhi Haryono menjelaskan CACT merupakan penilaian kompetensi menggunakan metode untuk mengungkap Kompetensi Manajerial, Kompetensi Sosial Kultural, Literasi Digital serta Emerging Skill.

Bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara dan Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara, test ini digelar selama 4 (empat) hari, yakni sejak Senin, (19/2) hingga Kamis, (22/2) dan diikuti 1.200 peserta dari 6.579 orang ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

“Ini merupakan tahap pertama, selanjutnya nanti akan kembali kita selenggarakan sampai seluruh ASN mengikuti,” tandas dia. (Adm)

Berita Terkait

Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta
Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026
Pidsus Kejari Banyuasin Tahan Kades Aktif Dua Periode Sebokor, Diduga Korupsi Dana Desa Rp418 Juta
Warga Kenten Laut Somasi PERUMDA PDAM Tirta Betuah Banyuasin: 10 Tahun Air Mengalir Tanpa Kepastian
Kisah “Kebucinan” di Balik Gurihnya Pempek Abin Anisa, Lewat Marketplace Dilirik Hingga Mancanegara
Catat Jadwalnya! Tol Palembang-Betung Berlakukan Sistem Buka Tutup Mulai Akhir Januari
Jalan Rusak Berlumpur di Talang Buluh Hambat Aktivitas Warga Perbatasan Banyuasin–Palembang
Damkar Banyuasin Tangkap Buaya Muara di Area Pabrik Indofood

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:46 WIB

Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:40 WIB

Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:45 WIB

Pidsus Kejari Banyuasin Tahan Kades Aktif Dua Periode Sebokor, Diduga Korupsi Dana Desa Rp418 Juta

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:59 WIB

Warga Kenten Laut Somasi PERUMDA PDAM Tirta Betuah Banyuasin: 10 Tahun Air Mengalir Tanpa Kepastian

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:40 WIB

Kisah “Kebucinan” di Balik Gurihnya Pempek Abin Anisa, Lewat Marketplace Dilirik Hingga Mancanegara

Berita Terbaru

Caption FOTO : *TAUSIYAH* - Ustadz Imron Supriyadi, S.Ag, M.Hum, Pengasuh Pondok Pesantren Laa Roiba Muaraenim, sedang menyampaikan tausiyah dalam acara Pengajian Rutin Bulanan (FORSAPSS) Di Masjid Agung Muaraenim, Jumat (24/4/2026). Foto.Dok.FORSAPSS / Surtini

Muaraenim

Pengajian FORSAPSS Muaranim : Merawat Silaturahmi, Menjaga Hati

Sabtu, 25 Apr 2026 - 09:30 WIB