Perdagangan Luar Negeri Jawa Barat Selalu Surplus

- Redaksi

Minggu, 16 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, Bandung – Badan Pusat Statustik ( BPS) Jawa Barat mencatat neraca perdagangan luar negeri Provinsi Jawa Barat pada Maret 2021 mengalami surplus sebesar USD 1,65 Miliar.

Koordinator Fungsi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Jaih Ibrohim mengatakan secara total, nilai ekspor Jawa Barat mencapai USD 2,98 Miliar sedangkan nilai impor mencapai USD 1,33 Miliar.

“Bila dibandingkan bulan sebelumnya, nilai ekspor Jawa Barat Maret 2021  mengalami kenaikan sebesar 14,22 persen, demikian pula impor naik sebesar 63,34 persen,” terangnya, Senin (3/5/2021).

Ekspor Non Migas Maret 2021 mencapai USD 2,96 miliar, naik 13,95 persen dibanding Februari 2021. Sedangkan ekspor Migas naik sebesar 75,18 persen.

Secara kumulatif, nilai ekspor Jawa Barat Januari-Maret 2021 mencapai USD 8,14 miliar atau meningkat 13,39 persen dibanding periode yang sama tahun 2020, demikian juga ekspor Non Migas mencapai USD 8,10 miliar atau meningkat 13,58 persen.

Peningkatan nilai ekspor non migas terbesar Maret 2021 terhadap Februari 2021 terjadi pada golongan Mesin dan Peralatan Mekanis (USD 66,32 juta), diikuti Mesin dan Perlengkapan Elektrik (USD 59,61 juta) serta Barang-barang Rajutan (USD 28,29 juta).

Menurut sektor, ekspor non migas hasil industri pengolahan serta hasil tambang dan lainnya Maret 2021 naik masing-masing 24,67 persen dan 46,51 persen dibanding bulan yang sama tahun 2020. Sementara ekspor hasil pertanian turun 43,50 persen.

Ekspor non migas Maret 2021 terbesar adalah ke Amerika Serikat, yaitu USD 552,24 juta, disusul Jepang USD 293,31 juta, dan Tiongkok USD 217,01 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 35,94 persen.

“Nilai neraca perdagangan luar negeri Jawa Barat Maret 2021 surplus USD 1,65 miliar, dengan demikian kumulatif Januari-Maret 2021 surplus mencapai USD 5,07 miliar,” tutupnya

Berita Terkait

Pemudik Sudah Vaksin Booster tidak Perlu Tes Antigen
MTF Tawarkan Solusi Keuangan Lewat Cash Aja, Ajak Wartawan Jadi Wira Agent
Vaksinasi di Ponpes, BIN Sasar Pelajar Usia 12 Tahun
Satpam Dituntut tak hanya Gunakan Otot, Tapi Bekerja dengan Otak
Di Tengah Giat Razia, 3 Warga Ini Justru Datang Langsung Minta di Vaksin
Jurnalis Dituntut Multitasking dengan Tetap Berpedoman pada Kode Etik
Aliansi Mahasiswa Sumsel Kecam Intervensi Terhadap KPK!
Kejari Palembang Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Desa Selat Punai

Berita Terkait

Rabu, 30 Maret 2022 - 22:31 WIB

Pemudik Sudah Vaksin Booster tidak Perlu Tes Antigen

Rabu, 8 Desember 2021 - 12:30 WIB

MTF Tawarkan Solusi Keuangan Lewat Cash Aja, Ajak Wartawan Jadi Wira Agent

Selasa, 16 November 2021 - 18:20 WIB

Vaksinasi di Ponpes, BIN Sasar Pelajar Usia 12 Tahun

Jumat, 5 November 2021 - 15:01 WIB

Satpam Dituntut tak hanya Gunakan Otot, Tapi Bekerja dengan Otak

Kamis, 4 November 2021 - 16:33 WIB

Di Tengah Giat Razia, 3 Warga Ini Justru Datang Langsung Minta di Vaksin

Berita Terbaru

Tim Satgas Anti Narkoba Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) II/Sriwijaya berhasil mengamankan dua orang terduga pengedar narkotika dalam sebuah operasi tangkap tangan. Foto : ist 

Kriminal

Intel TNI Turun Tangan Obrak-Abrik Sarang Narkoba di Lahat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:58 WIB

Korban

Kota Palembang

Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:37 WIB