Percepat Optimalisasi Lahan Rawa di Sumsel, Mentan Tinjau Langsung di Banyuasin

- Redaksi

Jumat, 1 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman. Foto Doc. Humas Mentan

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman. Foto Doc. Humas Mentan

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI) Andi Amran Sulaiman meninjau langsung percepatan lahan rawa menjadi pertanian di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tepatnya berada di Depa Pulau Harapan Kabupaten Banyuasin, Jumat (1/3/2024).

Kata Mentan, percepatan lahan rawa menjadi pertanian juga sebagai percepatan penunjang pangan Nasional seperti peningkatan produksi pangan dalam negeri.

“Produktifitas lahan pertanian di Sumsel sebanyak lima ton per hektar, maka setelah optimalisasi bisa menjadi 10 Ton per hektar. Tak hanya itu, biaya operasional (Cost) juga bisa turun 50-60 persen,” kata Mentan di bincangi di lokasi.

Upaya ini dilakukan melalui peningkatan indeks pertanaman (IP) dengan menggunakan varietas unggul baru (VUB) padi yang adaptif, dipadukan dengan mekanisasi pertanian untuk rawa.

“Pada Tahun 2024 untuk wilayah Sumsel ada lahan kurang lebih 100 ribu hektar yang akan kita jadikan pertanian modern,” ungkapnya.

Selain itu, dalam peningkatan lahan rawa juga meningkatkan indeks pertanaman di Sumsel yang dinilai masih rendah dari awalnya 1 kali tanam, bisa menjadi 3 kali tanam dalam satu tahun. “Dari hal itu, kita harapkan akan ada produksi beras 1 hingga 2 juta ton pertahun khusu di Provinsi Sumatera Selatan,” harapnya.

Hasilnya, lanjut Amran, dari program tersebut, Sumsel bisa menjadi penyanggah pangan Nasional. Karena bisa membantu 30 persen permasalahan Impor. Jadi bisa mengurangi Impor beras kita,” terangnya.

Selain itu, Mentan juga menjanjikan akan membagikan benih gratis kepada petani dalam 3 bulan kedepan. Mentan juga menjelaskan jika ada penambahan dalam kuantum jumlah pupuk 3 kali lipat.

“Petani tak perlu khawatir, sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas diputuskan bahwa kuantum pupuk subsidi tahun 2024 naik dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton,” pungkasnya.

Diketahui ada lahan sawah rawa di Sumsel seluas 340.486 hektare dan pada tahun 2024 ini kegiatan Optimasi Lahan Rawa seluas 98.400 hektare yang berada di Kabupten Banyuasin 22.000 ha, Kabupaten Ogan Komering Ilir 65.000 ha, Kabupaten OKU Timur 5.000 ha, Kabupaten Ogan Ilir 4.000 ha, dan Kabupaten Muara Enim 2.400 ha.

Berita Terkait

BNNP Sumsel Geruduk Dua Lokasi Hiburan Malam di Palembang
Empat Bulan Buron, Perampas Motor KLX di OKI Akhirnya Dibekuk Tim Jatanras Polda Sumsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Edukasi Pola Hidup Sehat bagi Siswa MIT Saqu Imam Malik Lahat
OJK dan Pemprov Sumsel Resmikan Outlet UMKM Sultan Muda, Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda
Gelapkan Motor Pinjaman, Pria di Palembang Dibekuk Buser Polsek SU II
Mulai 27 Juli, PN Palembang Kembali Beroperasi di Gedung Utama Jalan Kapten A Rivai
Sabu 25,38 Gram Disembunyikan di Filter Udara Motor, Peredaran Narkoba di Muara Enim Digagalkan Polisi
Pamit Sholat, Anak Panti Asuhan Ditemukan Tak Bernyawa

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:14 WIB

BNNP Sumsel Geruduk Dua Lokasi Hiburan Malam di Palembang

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:12 WIB

Empat Bulan Buron, Perampas Motor KLX di OKI Akhirnya Dibekuk Tim Jatanras Polda Sumsel

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:10 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Edukasi Pola Hidup Sehat bagi Siswa MIT Saqu Imam Malik Lahat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:59 WIB

Gelapkan Motor Pinjaman, Pria di Palembang Dibekuk Buser Polsek SU II

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:17 WIB

Mulai 27 Juli, PN Palembang Kembali Beroperasi di Gedung Utama Jalan Kapten A Rivai

Berita Terbaru

BNNP Sumsel Geruduk Dua Lokasi Hiburan Malam di Palembang

Kota Palembang

BNNP Sumsel Geruduk Dua Lokasi Hiburan Malam di Palembang

Minggu, 26 Jul 2026 - 13:14 WIB