Perampok BRI Terancam Penjara 10 Tahun

- Redaksi

Senin, 19 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pagar Alam gelar press conference pelaku perampok BRI Cabang Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Polres Pagar Alam gelar press conference pelaku perampok BRI Cabang Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGARALAM – Hendro Kurniawan (35), yang tertangkap akibat aksi nekatnya melakukan perampokan di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pagar Alam, pada Jum’at (16/7/2021), bakal dikenai pasal berlapis.

Warga Gunung Agung Lama RT 14 RW 04 Kelurahan Agung Lawangan Kecamatan Dempo Utara Pagar Alam itu, tidak hanya dikenai pasal 365 pencurian dengan pemberatan, namun juga di subsider dengan Undang-undang pencucian uang.

Demikian disampaikan Kapolres Pagar Alam, AKBP Dolly Gumara, saat Press Conference di Mapolres Pagar Alam, Senin (19/7/2021). Menurut Dolly, bahwa ada yang menarik dalam pengungkapan kasus perampokan BRI ini.

Di mana, setelah mendapatkan laporan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya langsung bergerak cepat dengan pengambilan sidik jari dan memintai keterangan beberapa karyawan sebagai saksi.

“Bahkan, saat mendapati laporan, kami sudah menempatkan anggota Polres untuk melakukan penyekatan dibeberapa titik yang dianggap tempat tersangka melarikan diri,” terang Kapolres.

Dolly menerangkan, dalam kurun waktu 2×24 jam, pihaknya juga melakukan pendalaman dan analisa terhadap bentuk tubuh berdasarkan rekaman CCTV Bank. Hasil tersebut merujuk kepada tersangka, yang diketahui merupakan mantan petugas satuan pengamanan (Satpam) pada Bank tersebut.

Setelah yakin, kata Dolly, pendekatan persuasif dilakukan kepada keluarga tersangka, dengan dua alternatif agar tersangka menyerahkan diri atau ditangkap dengan paksa.

“Dan Minggu kemarin (18/7/2021) bersama keluarga tersangka ditemukan di pasar panorama Provinsi Bengkulu,” ucap Kapolres.

Awalnya, terang Kapolres, dua tim yang dibentuk dalam pengungkapan kasus ini berbagi tugas. Satu tim langsung melakukan penggerebekan di kediaman tersangka di Perumnas Talang Sawah, dan ditemukan beberapa barang bukti yang menguatkan tersangka adalah pelakunya.

Dan setelah ditangkap, tersangka sendiri mengakui perbuatannya. Ia melakukan seorang diri lantaran tekanan ekonomi dan dililit utang. “Tersangka ini kecanduan judi online. Itu dibuktikan dengan bukti transfer sejumlah uang yang digunakan untuk bermain judi online,” ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, bahwa uang hasil rampokan tersebut berjumlah Rp48,5 juta, dengan Rp38 juta sudah ditransfer untuk judi online, Rp500 ribu dipakai untuk keperluan melarikan diri, dan Rp10 juta ia simpan direkening pribadi melalui Brilink.

“Tersangka dikenai pasal 365 yang jika di subsider juga terancam Undang-undang pencucian uang dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara,” tegas Dolly.

Tersangka Hendro Kurniawan mengakui, bahwa aksinya tersebut dilakukan lantaran sudah terbentur dengan tagihan utang. “Saya tahu resikonyo, tapi mau gimana lagi. Saya sudah tidak tahu lagi bagaimana cara untuk melunasi utang,” jelasnya.

Ia menceritakan, bahwa dia sudah bekerja selama 10 tahun di BRI. Dia memilih mengundurkan diri empat bulan yang lalu, dan memilih untuk bertani. “Tapi kebutuhan yang mendesak dan terus ditagih utang, aku nekat untuk merampok,” ucapnya. (ANA)

Berita Terkait

Pemkot Pagar Alam Tegaskan Komitmen Transpasai Keuangan dalam Exit Meeting Audit BPK
Ramp Check Bus Jelang Idul Fitri 1447 H, Dishub Pagar Alam Pastikan Angkutan Mudik Layak Jalan
Curi Ipad Milik Dokter Muda, Warga Tebing Tinggi Diringkus Anggota Reskrim Polsek SU II
Pelaku Pembunuhan di Kertapati Ditangkap Kurang dari 1×24 Jam
Pemkot Pagar Alam Percepat Indikasi Geografis Kopi Raden Kuning Bersama Kanwil Kemenkum Sumsel
Tingkatkan Kinerja Jajaran Pemerintah Dalam Mewujudkan 14 Program Unggulan
Percepat Indek Geografis Kopi Raden Kuning, Pemkot Pagar Alam Gandeng Kanwil Kemenkum
Operasi Pasar, Pemkot Bakal Siapkan 2.240 Tabung Atasi Kesulitan ‘Gas Melon

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:08 WIB

Pemkot Pagar Alam Tegaskan Komitmen Transpasai Keuangan dalam Exit Meeting Audit BPK

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:47 WIB

Ramp Check Bus Jelang Idul Fitri 1447 H, Dishub Pagar Alam Pastikan Angkutan Mudik Layak Jalan

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:37 WIB

Curi Ipad Milik Dokter Muda, Warga Tebing Tinggi Diringkus Anggota Reskrim Polsek SU II

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:18 WIB

Pelaku Pembunuhan di Kertapati Ditangkap Kurang dari 1×24 Jam

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:23 WIB

Pemkot Pagar Alam Percepat Indikasi Geografis Kopi Raden Kuning Bersama Kanwil Kemenkum Sumsel

Berita Terbaru