Penyaluran Beras SPHP di Sumsel Capai 5 ribu Ton, Target 44 Ribu Ton hingga Akhir Tahun

- Redaksi

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Bulog Sumsel-Babel, Mersi Windrayani saat diwawancarai langsung pada, Selasa (26/8/2025). Foto: Tia

Pimpinan Bulog Sumsel-Babel, Mersi Windrayani saat diwawancarai langsung pada, Selasa (26/8/2025). Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Perum Bulog Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel) menargetkan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Provinsi Sumsel sebanyak 44 ribu ton hingga akhir tahun ini.

“Kami akan terus mendorong percepatan agar target penyaluran sebesar 44 ribu ton bisa tercapai hingga Desember,” ujar Pimpinan Bulog Sumsel-Babel, Mersi Windrayani saat diwawancarai langsung pada, Selasa (26/8/2025).

Bulog mencatat realisasi penyaluran beras program SPHP telah mencapai sekitar 5 ribu ton sejak dimulainya program pada Juli 2025.

“Distribusi SPHP dimulai pada Juli, jadi sejauh ini baru sekitar 5 ribu ton yang tersalurkan,” imbuhnya.

Ia menuturkan penyaluran beras SPHP dilakukan ke sejumlah tempat, termasuk di pasar tradisional.

“Pasar tradisional, toko ritel modern, Rumah Pangan Kita (RPK), koperasi, serta mitra penyalur lainnya,” tuturnya.

Di sisi lain, ia mengungkapkan jika pasokan beras di gudang Bulog Sumsel saat ini berada di angka sekitar 99.000 ton.

“Ketersediaan stok sangat mencukupi, termasuk untuk kebutuhan beras komersial hingga akhir tahun 2025,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Sumsel, Basyaruddin Akhmad menegaskan bahwa SPHP merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

“Program ini menjadi salah satu upaya untuk mencegah lonjakan harga dan menjaga daya beli masyarakat, serta agar target penylauran beras SPHP itu sesuai dengan peruntukan,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai keberadaan dan manfaat program tersebut.

“Kita sudah coba rumuskan salah satunya publikasi yang harus kita jalankan agar masyarakat tahu bahwa ada beras SPHP yang diperuntukkan untuk masyarakat,” ucap dia.

Berita Terkait

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang
Sidang Perdana Korupsi BPFK Jakarta dan UPF-PFK Palembang, Dua Terdakwa Didakwa Rugikan Negara Rp397 Juta
Sudah 9 Bulan Berlalu, Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Palembang Belum Ada Penangkapan
Slank – HS Apresiasi Budak Palembang: Tetap Aman Meski Penonton Konser Membludak!

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Senin, 25 Mei 2026 - 14:24 WIB

Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel

Senin, 25 Mei 2026 - 14:10 WIB

86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Senin, 25 Mei 2026 - 13:42 WIB

Sidang Perdana Korupsi BPFK Jakarta dan UPF-PFK Palembang, Dua Terdakwa Didakwa Rugikan Negara Rp397 Juta

Berita Terbaru

fhoto : edusksi b2sa goes to schol oleh dkpp lota pagar alam

Pagar Alam

Pagar Alam Lawan Stunting Lewat Edukasi Gizi 

Senin, 25 Mei 2026 - 17:40 WIB