Penggunaan Gas LPG 3 Kg Meningkat, Antrean Panjang Masih Terpantau di Pagar Alam

- Redaksi

Jumat, 27 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah masyarakat Pagar Alam antre panjang untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg. (Photo: Delta Handoko)

Sejumlah masyarakat Pagar Alam antre panjang untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Antrean panjang masyarakat dalam mendapatkan Gas LPG 3Kg terus terpantau di Kota Pagar Alam dalam beberapa pekan terakhir.

Hal ini dipicu aturan baru dari Pertamina yang mewajibkan setiap pembeli membawa KTP saat membeli gas elpiji 3kg. Data KTP tersebut kemudian akan diinput ke dalam sistem untuk mengatur distribusi gas.

Aturan baru ini, meskipun dimaksudkan untuk mencegah penimbunan dan memastikan distribusi gas tepat sasaran, ternyata berdampak pada kelancaran proses pembelian di lapangan.

Pasalnya, warga yang biasanya dapat membeli gas dengan mudah, kini harus mengikuti prosedur baru yang memakan waktu lebih lama.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kota Pagaralam, Hermansyah, membenarkan adanya antrean panjang tersebut.

“Ini karena adanya aturan dari Pertamina yang mengharuskan masyarakat membawa KTP jika ingin membeli gas elpiji 3kg. Satu orang hanya diperbolehkan membeli satu tabung gas elpiji 3 kg,” jelasnya.

Hermansyah juga menambahkan bahwa selain aturan dari Pertamina, lonjakan permintaan gas elpiji 3kg menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru turut mempengaruhi antrean panjang. Aktivitas penggunaan gas yang meningkat pada periode tersebut menambah beban distribusi gas di masyarakat. Tak jarang, fenomena panic buying pun muncul.

Menurut Hermansyah, fenomena ini terjadi di hampir seluruh wilayah Kota Pagaralam. Masyarakat yang khawatir kehabisan gas sebelum perayaan liburan, meskipun aturan yang berlaku membatasi pembelian hanya satu tabung per orang. Kondisi ini semakin memperburuk antrean panjang di sejumlah agen penjualan gas elpiji 3kg.

Meski demikian, kata dia, pihak Disperindagkop dan UKM Kota Pagar Alam mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan mengikuti prosedur yang berlaku.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami aturan yang ada, karena ini untuk kepentingan bersama dalam menjaga ketersediaan gas elpiji 3kg bagi seluruh warga,” tambahnya.

Ia mengatakan, Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan kelancaran distribusi gas, terutama di momen-momen tertentu seperti liburan dan perayaan besar, agar tidak terjadi kelangkaan yang merugikan masyarakat. (ANA)

Berita Terkait

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional
Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot
670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran
Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam
Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:54 WIB

LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot

Berita Terbaru