Pengadilan Negeri Lakukan Konstatering, PH Pemohon Berharap Proses Cepat Terlaksana

- Redaksi

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengadilan Negeri Palembang melaksanakan konstatering atau Pencocokan di Lokasi. (Photo: Hermansyah)

Pengadilan Negeri Palembang melaksanakan konstatering atau Pencocokan di Lokasi. (Photo: Hermansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pengadilan Negeri (PN) Palembang Klas 1A Khusus melaksanakan konstatering (Pencocokan) Nomor 6/Pdt Eks/2025/PN Pig jo No.182/Pdt G/2023/PN Plg Jo No. 22/PDT/2024/PT.PLG.jo No. 5234 K/Pdt/2024 tanggal 21 Mei 2025.

Dalam melaksanakan Konstatering pada Senin (2/6/25) di objek lokasi di jalan sukabangun 2 soak simpur komplek horizon estate kelurahan sukajaya kecamatan sukarami kota palembang,dihadiri oleh pengadilan Negeri (PN) Palembang yaitu Panitra, Pammut Panitra serta Juru sita, Lurah setempat dan juga dihadiri oleh kuasa pemohon Desmon Simanjuntak SH didampingi Jontan Rudi Nober Tampubolon SH MH dan kuasa termohon Dr Wardaniman Larosa SH MH.

Sementara itu, pihak pemohon CV Mitra Makmur Nurdin Melalui Kuasa Hukumnya  Desmon Simanjuntak SH didampingi Jontan Rudi Nober Tampubolon SH MH mengatakan,

bahwa hari ini PN palembang sudah melakukan Konstatering di mana itu merupakan penetapan ketua Pengadilan Negeri (PN) Palembang atas dasar permohonan Eksekusi kami, Konstatering itu adalah untuk pencocokan objek lokasi atau sengketa.

“Nah hari ini telah terlaksana dan objek lokasi sudah dilihat dan kami menyaksikan PN Palembang melalui bapak Panitra, Pammut Panitra serta Juru sita sudah hadir dan kami menyaksikan, walaupun proses konstatering tadi pihak termohon hadir terlambat tetapi konstatering berjalan lancar tampa hambatan,“ tegas Desmon, saat ditemui di Pengadilan Negeri Palembang, Senin (2/6/2025).

Pengadilan Negeri Palembang melaksanakan konstatering atau Pencocokan di Lokasi. (Photo: Hermansyah)

Lanjut Desmon, namun disaat melakukan Konstatering tadi pihak termohon mengajukan keberatan menurut kami itu adalah hak dan itu tadi sudah dicatat oleh Juru sita,Tapi itu menurut pendapat kami itu adalah menghalangi jalan konstatering. Nah itulah kami berpendapat dan dicatat oleh Juru sita PN Palembang.

“Bahwa kami Jelas juga bahwa konstatering ini adalah dasarnya penetapan ketua Pengadilan Negeri (PN) Palembang, ini adalah bagian proses eksekusi yang kami ajukan setelah proses Amaning artinya penasehat hukum termohon sudah mengetahui hal ini,“ jelasnya.

Desmon juga menjelaskan Konstatering ini adalah sifatnya Pro justitia atau untuk keadilan dan siapa pun orang nya tidak boleh menghalangi-halanggi jalan kontatering, artinya didalam konstatering itu boleh menyampaikan keberatan tetapi tidak boleh  menghalangi-halanggi jalan Konstatering.

“Nah menurut kami rekan sejawat kami atau PH termohon tadi,kami rasakan itu adalah menghalangi-halanggi jalan konstatering, Tetapi konstatering tetap dilakukan dan ahlinya berjalan baik dan lancar, kenapa pendapat kami seperti itu karena penyampaian keberatan itu sudah berkali-kali sudah dijawab oleh Juru sita bahwa keberatan dicatat, tapi rekan sejawat kami atau PH dari termohon berulang ulang kali menyampaikan hal yang sama ,itulah menurut kami sedikit mengganggu jalannya proses konstatering yang dilakukan oleh PN Palembang,“ tegasnya.

Desmon juga Berharap setelah dilakukan konstatering ini oleh PN Palembang, kami berharap dan memohon kepada ketua pengadilan Negeri (PN) Klas 1A Khusus Palembang untuk segera melanjutkan proses selanjutnya yaitu mulai mengeluarkan jadwal Eksekusi dan penetapan Eksekusi.

“Dan Kami sebagai Pemohon akan mengikuti proses itu dan berharap proses itu cepat terlaksana,“ jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Polisi Geruduk Tempat Hiburan Malam Elite di Palembang, 50 Pengunjung di Tes Urine 
Diduga Aniaya Sopir di Workshop, Direktur Perusahaan di Palembang Jadi Tersangka
Diduga Cemburu, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Pecah 
Polda Sumsel Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana di OKU Selatan, Pelaku Ditangkap Usai Buron Hampir Dua Tahun
Kepergok Kupas Kabel Pertamina di Rumah Dinas Kosong, Pria 62 Tahun Diciduk Polisi
Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH Rekrutmen Polri
Dituduh Mafia Tanah Saat Mediasi, Agung Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi
JPU Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Pengadaan Pompa Karhutla Muratara 5 Tahun Penjara

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:15 WIB

Polisi Geruduk Tempat Hiburan Malam Elite di Palembang, 50 Pengunjung di Tes Urine 

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:01 WIB

Diduga Aniaya Sopir di Workshop, Direktur Perusahaan di Palembang Jadi Tersangka

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:29 WIB

Diduga Cemburu, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Pecah 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:11 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana di OKU Selatan, Pelaku Ditangkap Usai Buron Hampir Dua Tahun

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:50 WIB

Kepergok Kupas Kabel Pertamina di Rumah Dinas Kosong, Pria 62 Tahun Diciduk Polisi

Berita Terbaru