Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari sebagai Mahasiswa

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Zahra Nursoleha

Nim    : PO 7131126087

Prodi  : D3 Gizi

 

Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari sebagai Mahasiswa

 

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Menurut saya, Pancasila tidak hanya perlu dipahami melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai mahasiswa, saya memiliki tanggung jawab untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan kampus maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Penerapan tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menghargai perbedaan, bersikap jujur, bertanggung jawab, saling membantu, dan menjaga hubungan baik dengan orang lain.

 

Sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, saya berusaha menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan yang saya anut. Selain itu, saya juga harus menghargai teman-teman yang memiliki agama dan keyakinan yang berbeda. Menurut saya, perbedaan keyakinan bukanlah alasan untuk saling menjauh atau merendahkan satu sama lain. Dengan saling menghormati, saya dapat menciptakan hubungan yang baik dan lingkungan perkuliahan yang nyaman.

 

Sila kedua, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya terapkan dengan berusaha menghargai dan memperlakukan orang lain dengan baik. Sebagai mahasiswa, saya dapat menerapkannya dengan membantu teman yang mengalami kesulitan, menghargai pendapat orang lain, menjaga perkataan, serta tidak melakukan perundungan. Saya juga perlu memiliki rasa empati terhadap orang-orang di sekitar saya agar dapat menjadi pribadi yang lebih peduli terhadap sesama.

 

Sila ketiga, yaitu Persatuan Indonesia, saya terapkan dengan menjaga hubungan baik dengan teman-teman meskipun kami memiliki perbedaan suku, daerah, budaya, agama, maupun pendapat. Dalam kegiatan perkuliahan, saya harus mampu bekerja sama dengan siapa saja dan tidak memilih-milih teman berdasarkan latar belakangnya. Menurut saya, keberagaman yang ada di lingkungan kampus justru dapat menjadi kesempatan bagi saya untuk belajar mengenal dan menghargai perbedaan.

 

Sila keempat, yaitu Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dapat saya terapkan ketika mengambil keputusan bersama. Misalnya, saat mengerjakan tugas kelompok, saya dapat menyampaikan pendapat sekaligus menghargai pendapat anggota kelompok lainnya. Jika terdapat perbedaan pendapat, saya harus menyelesaikannya melalui diskusi dan musyawarah, bukan dengan memaksakan kehendak. Dengan begitu, keputusan yang diambil dapat diterima dan dijalankan bersama.

 

Sila kelima, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dapat saya terapkan dengan bersikap adil dan tidak mementingkan diri sendiri. Dalam mengerjakan tugas kelompok, misalnya, saya harus berusaha membagi pekerjaan secara adil dan menjalankan tanggung jawab yang telah diberikan kepada saya. Saya juga dapat menerapkan sila ini dengan membantu teman yang membutuhkan dan tidak mengambil hak orang lain.

 

Selain itu, saya juga berusaha menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan akademik. Saya harus mengutamakan kejujuran ketika mengerjakan tugas maupun ujian dan tidak melakukan tindakan seperti menyontek atau menjiplak karya orang lain. Bagi saya, menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mendapatkan nilai yang baik, tetapi juga tentang membentuk karakter yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap orang lain. Nilai-nilai tersebut akan berguna bagi saya tidak hanya selama menjadi mahasiswa, tetapi juga ketika saya terjun ke masyarakat dan dunia kerja. Oleh karena itu, saya menyadari bahwa Pancasila harus terus saya jadikan sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak, baik di lingkungan kampus maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Berita Terkait

Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi
Astra Motor Sumsel Hadirkan Promo Spesial Shocktober
Pegadaian Hadirkan ATM Emas, Cetak Emas Fisik Tanpa Waktu Tunggu
Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat
Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026
9 OPD Empat Lawang Teken MoU dengan Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum
Pengadilan Negeri Baturaja Laksanakan Pengawasan dan Pengamatan di Rutan Baturaja

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Astra Motor Sumsel Hadirkan Promo Spesial Shocktober

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Pegadaian Hadirkan ATM Emas, Cetak Emas Fisik Tanpa Waktu Tunggu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Berita Terbaru

Foto pelaku

Kota Palembang

Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi

Kamis, 15 Okt 2026 - 12:58 WIB

Kota Palembang

Astra Motor Sumsel Hadirkan Promo Spesial Shocktober

Kamis, 15 Okt 2026 - 12:49 WIB

Kota Palembang

Pegadaian Hadirkan ATM Emas, Cetak Emas Fisik Tanpa Waktu Tunggu

Kamis, 15 Okt 2026 - 10:48 WIB