Nama : Latifah Nuranugraini Putri
NIM : PO7131126091
Prodi : D3 Gizi
Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa
Sebelumnya saya menganggap Pancasila lebih banyak berkaitan dengan materi yang dipelajari di sekolah atau di kelas. Namun, setelah mulai menjalani kehidupan sebagai mahasiswa, saya mulai menyadari bahwa nilai-nilai Pancasila sebenarnya cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Sila Pertama – Ketuhanan Yang Maha Esa
Dalam kehidupan sehari-hari, saya berusaha menghargai orang lain yang memiliki keyakinan dan cara beribadah yang berbeda dengan saya. Bagi saya, perbedaan bukan alasan untuk membeda-bedakan seseorang. Saya juga berusaha tidak memaksakan apa yang saya yakini kepada orang lain karena setiap orang memiliki keyakinannya masing-masing.
Sila Kedua – Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Saya berusaha memperlakukan orang lain dengan baik dan tidak mudah menghakimi. Ketika ada seseorang yang melakukan kesalahan lalu ditertawakan, saya lebih memilih untuk tidak ikut mengejek. Menurut saya, setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan dan satu kesalahan tidak seharusnya menjadi alasan untuk merendahkan seseorang.
Sila Ketiga – Persatuan Indonesia
Sebagai mahasiswa, bekerja sama dengan orang lain menjadi bagian dari kehidupan saya. Saya pernah berada dalam situasi ketika harus mengerjakan tugas kelompok dengan anggota yang terbatas, padahal masih ada beberapa anggota lain. Situasi tersebut membuat saya belajar menyesuaikan diri dengan orang yang mungkin belum terlalu dekat dengan saya. Saya menyadari bahwa perbedaan karakter tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bekerja sama.
Sila Keempat – Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Ketika berdiskusi, saya berusaha mendengarkan pendapat orang lain dan tidak selalu memaksakan pendapat sendiri. Jika keputusan yang diambil merupakan hasil pembicaraan bersama, saya berusaha menghargainya meskipun tidak sepenuhnya sesuai dengan keinginan saya. Menurut saya, musyawarah mengajarkan bahwa keputusan bersama tidak harus selalu berdasarkan keinginan satu orang.
Sila Kelima – Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Dalam kerja kelompok, saya juga berusaha agar tanggung jawab setiap anggota tetap adil. Saya tidak ingin ada anggota yang mengerjakan terlalu banyak sementara yang lain hanya mengikuti hasilnya. Walaupun begitu, saya menyadari bahwa masih ada hal yang perlu saya perbaiki, terutama keberanian dalam menyampaikan pendapat. Terkadang saya masih ragu untuk mengutarakan apa yang saya pikirkan.
Dari pengalaman sehari-hari tersebut, saya memahami bahwa Pancasila bukan hanya sesuatu yang harus dihafalkan. Pancasila dapat diterapkan melalui hal-hal sederhana, seperti menghargai perbedaan, peduli kepada orang lain, bekerja sama, bermusyawarah, dan berusaha bersikap adil. Saya mungkin belum sempurna dalam menerapkannya, tetapi saya ingin terus belajar agar nilai Pancasila benar-benar menjadi bagian dari diri saya.







