Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari 

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Putri Nailan

NIM   : PO7131226038

Prodi : S.Tr.Gizi dan Dietetika

 

Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

 

Sebagai Mahasiswa Gizi Pancasila bagi saya bukan hanya materi yang dipelajari dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila. Nilai-nilai yang ada di dalam Pancasila sebenarnya bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam kehidupan saya sebagai mahasiswa Gizi. Mulai dari cara saya bergaul dengan teman, mengikuti kegiatan perkuliahan, mengerjakan tugas kelompok, sampai bagaimana saya memahami permasalahan kesehatan dan gizi yang ada di masyarakat.Sebagai mahasiswa Gizi, saya tidak hanya belajar tentang makanan dan zat gizi, tetapi juga mulai memahami bahwa setiap orang mempunyai kondisi kehidupan yang berbeda. Hal tersebut membuat saya menyadari bahwa ilmu yang saya pelajari nantinya juga berkaitan dengan kepedulian terhadap orang lain.

 

Penerapan Sila Pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, saya terapkan dengan menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan saya dan menghargai teman yang memiliki agama atau kepercayaan berbeda. Di lingkungan kampus, saya bertemu dengan banyak orang yang mempunyai latar belakang berbeda. Menurut saya, perbedaan tersebut harus dihargai dan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling menjauh.Hal sederhana seperti tidak mengganggu teman yang sedang beribadah atau menghormati ketika teman menjalankan kegiatan keagamaannya juga merupakan bentuk penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

 

Penerapan Sila Kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya terapkan melalui cara saya memperlakukan orang lain. Sebagai mahasiswa, saya belajar untuk menghargai teman, tidak mengejek kekurangan orang lain, dan membantu ketika ada teman yang sedang mengalami kesulitan.Dalam bidang Gizi, nilai kemanusiaan juga menurut saya cukup penting. Saya belajar bahwa tidak semua orang mempunyai kondisi kesehatan dan kemampuan ekonomi yang sama. Ada orang yang mudah mendapatkan makanan bergizi, tetapi ada juga yang harus menyesuaikan makanan dengan keadaan ekonominya. Karena itu, saya merasa penting untuk memiliki rasa peduli dan tidak mudah menghakimi kebiasaan makan atau kondisi seseorang.

 

Penerapan Sila Ketiga Persatuan Indonesia, dapat saya terapkan ketika berinteraksi dan bekerja sama dengan teman-teman di kampus. Dalam satu kelas tentu ada banyak perbedaan, baik dari karakter, daerah asal, maupun cara berpikir.Ketika mengerjakan tugas kelompok, terkadang ada perbedaan pendapat. Menurut saya, perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar. Yang penting adalah bagaimana kita tetap bisa bekerja sama dan tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk bermusuhan. Dengan saling menghargai, tugas dapat diselesaikan bersama tanpa harus mementingkan kepentingan pribadi.

 

Penerapan Sila Keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, paling sering saya rasakan ketika berdiskusi atau mengerjakan tugas kelompok.Misalnya, ketika menentukan topik presentasi atau membagi tugas, setiap anggota sebaiknya diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat. Jika ada pendapat yang berbeda, saya belajar untuk mendengarkan terlebih dahulu dan mencari keputusan yang dapat diterima bersama. Dengan cara tersebut, tidak ada satu orang yang merasa pendapatnya paling benar.

 

Penerapan Sila Kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dapat saya terapkan dengan bersikap adil dan bertanggung jawab. Dalam kegiatan kelompok, misalnya, pembagian tugas harus dilakukan dengan baik sehingga pekerjaan tidak hanya dibebankan kepada satu orang.Sebagai mahasiswa Gizi, saya juga melihat bahwa keadilan sosial memiliki kaitan dengan masalah gizi. Setiap orang seharusnya mempunyai kesempatan untuk mendapatkan makanan yang cukup dan bergizi. Namun, kenyataannya kondisi setiap orang berbeda. Dari sini saya belajar bahwa ilmu Gizi nantinya tidak hanya digunakan untuk kepentingan diri sendiri, tetapi juga dapat digunakan untuk membantu masyarakat.

 

Dari kehidupan saya sebagai mahasiswa Gizi, saya menyadari bahwa penerapan Pancasila sebenarnya bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Menghargai teman yang berbeda agama, membantu orang yang membutuhkan, menjaga kerja sama, mendengarkan pendapat orang lain, dan bertanggung jawab terhadap tugas merupakan contoh yang bisa saya lakukan setiap hari.Menurut saya, menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mendapatkan nilai yang baik atau menyelesaikan perkuliahan. Kita juga perlu belajar menjadi pribadi yang memiliki sikap dan kepedulian terhadap orang lain. Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, saya berharap ilmu yang saya dapat sebagai mahasiswa Gizi nantinya tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi juga bisa memberikan manfaat bagi orang lain dan masyarakat.

Berita Terkait

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar
Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas
Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan
Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap
Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel
AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang
Polres Muba Tangkap Bandar Sekaligus Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Seberat 1.7 Kilogram Di Desa Tebing Bulan
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:15 WIB

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang

Berita Terbaru

Empat Lawang

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:15 WIB